Konsultasi, curhat, solusi untuk masalah Anda
RSS icon Home icon
  • Jadi “pelupa” setelah menikah

    Posted on March 20th, 2009 Admin Psikologi 74 comments

    Saya seorang karyawati di sebuah perusahaan nasional di Surabaya, berusia 23 tahun. Setelah saya menikah bulan Oktober yang lalu, entah apa yang terjadi pada diri saya. Beberapa dari teman saya bahkan menyebut saya ‘berada di dunia lain’.
    Hal-hal kecil yang tak saya sadari selalu terjadi. Sebagai contoh, saya mengantongi 2 buah kunci rumah saat ke kantor. Suami saya marah karena dia terkunci dalam rumah. Padahal sebelum saya meninggalkan rumah, saya ingat saya hanya membawa 1 kunci. Contoh yang lain, saya bisa lupa dengan barang yang saya letakkan 5 menit lalu. Padahal selama ini saya dikenal teman-teman sebagai orang yang kuat daya ingatnya. Apakah saya mulai pelupa? Apa yang terjadi pada diri pribadi saya? Mengapa saya bisa mengalami hal ini?

    Saudari Lina yang sedang bingung,

    Saya lihat Saudari merupakan orang yang cukup kritis dan mampu berpikir logis. Hal ini bisa dilihat dari kemauan Saudari untuk mencari pertolongan (sehingga bisa sampai di www.konsultasipsikologi.com) dan cara penyampaian permasalahan.

    Saudari Lina telah menjelaskan persoalan yang dihadapi secara singkat, dan diakhiri dengan bertanya “apa sebabnya”. Mari kita telaah bersama.

    Permasalahan Saudari berawal sejak pernikahan pada bulan Oktober yang lalu. Berarti ini adalah penyebab utama persoalan. Ada dua kemungkinan:
    1. penyebabnya adalah faktor pernikahan
    2. penyebabnya adalah faktor non-pernikahan

    Namun, berdasarkan cara Saudari Lina menyampaikan masalahnya, saya beranggapan bahwa masalah ini disebabkan oleh faktor pernikahan. Memang pernikahan adalah event besar dalam hidup seseorang, dan tidak jarang hal ini akan berpengaruh terhadap karakternya.

    Hal-hal yang Saudari ceritakan (lupa kunci rumah, lupa meletakkan barang) menunjukkan bahwa Saudari sudah mulai “pelupa”. Manusia bisa menjadi “pelupa” secara alami (faktor usia) atau tidak alami (faktor pikiran). Pikiran yang melayang-layang akan menyebabkan kita tidak konsentrasi, sehingga pikiran tidak fokus terhadap hal yang sedang dikerjakan atau lingkungan sekeliling. Akibatnya kita menjadi “pelupa”.

    Saudari Lina masih sangat muda, baru 23 tahun. Pasti masalah lupa ini bukan disebabkan oleh faktor usia. Berarti ada FAKTOR PIKIRAN yang mengganggu kemampuan Saudari untuk fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan. Faktor pikiran ini seringkali berada di alam bawah sadar: sesuatu yang selalu Saudari pikirkan tanpa sadar dan kadang terbawa mimpi. Hal ini bisa berupa banyak hal: ketakutan Saudari terhadap suatu hal, keinginan terpendam yang tidak bisa terwujud, penyesalan, rasa rendah diri, rasa tidak puas, dan masih banyak lagi.

    Karena permasalahan ini dimulai sejak Saudari menikah, dan gejala “pelupa” ini disebabkan oleh faktor pikiran, berarti ada sesuatu dalam pernikahan Saudari yang selalu menjadi bahan pikiran Saudari (secara tidak sadar). Apakah suami Saudari? Mertua, lingkungan, anak, masa depan, atau hal lainnya?

    Ini tidak bisa saya jawab, karena Saudari tidak menjelaskan apapun mengenai pernikahan Saudari. Dunia ini berjalan mengikuti hukum sebab-akibat. Jika ada akibat, pasti ada sebabnya. Saya menunggu penjelasan Saudari mengenai pernikahan Saudari dan hal-hal apa yag menjadi bahan pikiran selama enam bulan terakhir ini.

     

    74 responses to “Jadi “pelupa” setelah menikah”

    1. saya adalah seorang mahasiswi psikologi,, saya sekarang sedang mengikuti sebuah organisasi kampus (resimen mahasiswa).. disitu sekarang ada 11 anggota termasuk saia..
      awal kami masuk anggota di sini masih 4 orang.. semua laki2,, saat pendaftaran tahun 2008 lalu,, mendaftarlah 3 mahasiswa/i terdiri dari 2 mahasiswi psikologi dan 1 mahasiswa fikom..
      awalnya semua baik2 aja bahkan saia deket banget sama mahasiswa fikom itu,, sampai suatu saat saya punya konflik keluarga, dan di bawa2 ke organisasi karena saya merasa mereka adalah keluarga saia juga.. 1 dua kali mereka masih mengerti selanjutnya mereka mulai ikut campur dengan kehidupan saiia.. yah mungkin itu salah saiia juga..
      selain itu, banyak konflik2 kecil yang sering saia perbuat dengan anggota2 sehingga lambat laun menjadi gunung.. mereka mencap saiia egois, selalu think negative, dan keras kepala..
      lambat laun,, prilaku2 negative mulai terasa di tempat itu.. dari penolakan,, menganggap saia tidak ada,, dan lain sebagainya. pernah suatu hari pimpinan kami merasa hal ini harus di selesaikan,, tapi saat itu yang saya lakukan adalah kabur dari tempat. dan ini yang membuat mereka tambah kesal..
      saat saia sadar semua sudah terlambat,, mereka sudah terlanjur mencap bahwa saia tidak pernah bisa berubah.. saya sempat berfikir untuk balik kanan dari organisasi itu, karena bagaimanapun percuma saia tetap ada di suatu lingkungan yang sudah tidak menerima saia..

      tapi komandan tidak mengizinkan saiia untuk keluar, sayapun berfikir positif tentang hal itu. mungkin keberadaan saia masih dibutuhkan.. curhatlah saia dengan wakil komandan yang saia rasa bisa di percaya,, dari situ dia selalu mendukung saia untuk berubah,, katanya kuncinya think positif.

      saya sudah mencoba,, tapi ternyata think positif yang saya lakukan malah membuat mereka berfikir bahwa saya melakukan hal yang konyol, tolol, dan saya dianggap keras kepala. bahkan mereka selalu menyebut saia freak,, mereka (mayoritas) sama sekali ga percaya bahwa lambat laun saiia bisa berubah,, yang mereka yakini bahwa semua akan berakhir dengan menyedihkan..

      apa yang harus saiia lakukan? apa benar saia harus balik kanan,, atau melanjutkan apa kata wakil komandan,, lalu bagaimana saya harus menghadapi mayoritas anggota yang kini sudah berbalik,, dulu saya yang selalu think negatif, sekarang mereka yang selalu think negatif terhadap saia.. saya bingung..

      jujur saia masih cinta dengan organisasi itu, karena selain saia bisa belajar,, saia juga bisa mendapat rumah kedua di sini..

      tolong bantu saiia,, saia ingin semua berakhir dengan happy ending,, bukan sad ending seperti yang diinginkan mereka..

    2. Saya seorang ibu RT sdh menikah selama 7 thn. punya 1 putra, suami seorang anggota polri. saya ingin menanyakan sikap suami yg terlalu pencemburu setiap ada laki2 yg melihat kerumah atau bahkan kadang menatap saya dia bilang saya selingkuh, dia bahkan mengatakan bahwa saya tidur dengan laki2 lain dan dia punya saksinya, ketika saya tantang didepan komandannya untuk membuktikannya dia hanya diam. Memang waktu sebelum manikah saya adalah org yg supel dan kebanyakan teman saya adalha laki2. Suami sering melamun kalo ditanya fokusnya kelain, kalau saya cerita lucu yg lain sdh tertawa dia malah ketawanya belakangan, dia sdh 3 kali mengikuti tes kenaikan pangkat dan selalu gagal, sementara keluarganya sangat mengharapkan dia lulus karena dialah satu2nya anak yg diharapkan untuk menjadi perwira, dia anak bungsu. apa yg hrs sy lakukan menghadapi suami yg pencemburu? bagaimanakah sikap saya seharusnya? saya sgt kasihan sama dia. mohon penjelasannya TRims

    3. Saya adalah seorang pegawai swasta. Usia saya 32 tahun. Dulu tahun 1995 - 2003 yang pernah mengkonsumsi obat obatan terlarang, sampai kecanduan.
      Dampak yang saya rasakan saat ini adalah saya menjadi pelupa, kadang lupa nama teman, lupa terhadap kata atau istilah yang akan diucapkan jika menjelaskan sesuatu dan sering buyarnya konsentrasi. Selain itu saya sering datangnya perasaan bersalah.
      Untuk itu langkah apa saja yang harus saya lakukan untuk dapat memperbaiki supaya saya tidak pelupa, tetap konsentrasi dan menghilangkan perasaan bersalah saya?
      Saya sangat menunggu penjelasanny.
      Terima kasih.

    4. Saya seorang pria berusia 23 tahun.
      Masalah saya ialah:
      1.Saya sering merasa disepelekan oleh org lain
      2.Saya tdk suka diatur. Saya akan melakukan hal yg saya sukai sebaik mungkin, namun bila sudah ada yg mengatur, saya jadi sangat malas. (hal ini menyebabkan sy blm juga mngerjakan skripsi pdhl sdh 2 th yg lalu saya mengajukan judul).
      3.Saya kesulitan membangun hubungan baik dg orang lain baik itu pertemanan apalagi percintaan.

      Hal2 diatas membuat hidup sy lebih terbelakang dibanding teman2 (bnyk teman yg sdh kerja dan menikah, sdngkan sy belum). Hobi yg sy miliki tdk membawa kemajuan dlm hidup sy. Saya suka melukis, bermain gitar, berfilosofi, pdhl saya kuliah di jurusan hukum. Sebenarnya saya suka dg pelajarannya, bahkan dosen terkadang memuji krn saya mampu menangkap inti masalah, dan menemukan maslh yg sulit dipecahkan. Namun metode dan aturan penulisan yg njlimet membuat saya malas mengerjakan skripsi.

      Sekarang sy merasa sbg pecundang, dan lebih sering merasa disepelekan. Ketika sy merasa disepelekan, saya sering mengatakan hal2 yg keterlaluan pd org lain walaupun bukan dg org yg menyepelekan sy (pdhl sy tdk berniat utk itu, namun hanya berniat utk melepaskan stress). Shg org yg bersangkutan menjadi marah (seringkali yg marah adl perempuan). Jika perasaan sbg pecundang semakin parah, sy jadi semakin malas melakukan apapun.

      Pertanyaanya adl:
      1.bagaimana saya bisa menghilangkan/mengurangi kemalasan dan perasaan disepelekan yg sering mengganggu pikiran? (terkadang dua hal ini berhubungan, namun juga tidak. Dalam arti, sy jg sering malas walaupun tdk merasa disepelekan).
      2.bagaimana agar saya lebih sensitif dg keadaan emosi seseorg shg saya dapat membangun hubungan baik dg org lain?

      Maaf bila tulisannya terkesan kacau, maklum sedang stress. Tapi mohon dimengerti seberapapun sulitnya tulisan saya dipahami. Jika dijawab saya akan sgt berterima kasih, krn baru kali ini sy curhat. Mohon bantuannya ya…

    5. Sallam kenal dari saya panggilan Noi,
      Saya punya masalah besar dalam keluarga saya pada saat ini, saya bersuami dan ada laki-laki yang menyukai saya sejak 7tahun yang lalu dia adalah direktur Intelligent( bukan Indonesia) yang jelas dia mempunyai pangkat dan kekuasaan dia bisa berbuat apa saja. sejak pertama dia hanya berteman dengan saya dan suami saya, dia pernah ikut misi PBB di Kosovo dan dia berusaha mengirimkan uang kepada saya lewat temanya saya tidak mau terima tetapi dia bilang simpan saja dan akhirnya setiap 1bln dia sllu kirim selama 8bln setelah dia datang saya kembalikan uangnya dan dia tidak mau terima lagi. lama-kelamaan dia menyatakan cintanya kepada saya dan saya tidak terima karena saya tahu status saya dan dia juga beristri, beranak tetapi dia selalu berusaha dengan segala cara untuk mendekati saya, dia sempat ancam saya untuk menerima cintanya kalo tidak dia akan membuat cerita yang tidak2 kepada suami saya, dia selalu memonitor saya pada saat saya di tempat kerja dia selalu memasang orang-orangya dimana berteman dengan saya,dia bilang kepada saya harus cerai dan dia juga akan ceraikan istrinya,sejak 2bln yang lalu dia sudah pisah ranjang dengan istrinya dan dia sudah nekat berusaha bisa dengan saya, saya bingung dengan apa maksud dan tujuan sebenarnya orang itu… ibu yang terhormat saya sangat takut, bingung dan….dengan hal ini, karena saya merasa tidak mau merusak keluarga orang dan begitu pula keluarga saya sendiri walaupun saya dengan suami tidak begitu rukun saya tetap mempertahankan rumah tangga saya.saya tidak bisa menghindari dia karena tempat kerja kami berdekatan.
      Saya mohon jalan apa yang saya harus tempuh untuk menghadapi hal ini tersebut??? mohon dibalas lwt alamat email saya. terima kasih

    6. SAya pria lajang, umur 45 th.tinggi 173cm. 75kg. asal jawa, anak ke 8 dari 11 ( hanya satu wanita anak ke 4).sejak SMP saya lebih tertarik pada pria yang berpenampilan maskulin, saya sendiri dari luar tidak terlalu tampak feminim, baik suara maupun penampilan fisik (tapi dari dalam saya merasa sangat feminim, saya mudah sekali tersentuh dan menangis misalnya saat sendirian menyaksikan kisah2 mengharukan ).
      saya belum pernah pacaran (sunguhh2) dengan perempuan. dengan laki-laki rasanya juga lebih kerna hubungan seks. waktu SMA saya pernah merasa benar2 jatuh cinta sama perempuan, tapi saya tidak memiliki keberanian untuk memulainya. Dengan laki2 saya juga pernah merasa jatuh cinta setengah mati, tapi sesudahnya saya merasa yang terdepan hanyalah masalah SEX.
      saya pernah konsul ke Naek tobig secara langsung, katany dia gak percaya kalau saya suka sesama, katanya mungkin saya cuma sedikit depresi, trus dia memberi obat anti depresi. saya juga konsul ke rumkit Fatmawati, tapu baru sekali datang, saya tidak kembali lagi sampai sekarang.
      masalah yang saya hadapi sekarang, saya sangat terganggu dengan tuntutan lingkunagan saya (keluarga, kerja,teman), yang selalu menanyakan kapan saya menikah. secara fisik saya lumayan menarik, pendidikan S2 UI, finansial cukup.
      Tapi masalahnya saya secara sex, belum merasa ada ketertarikan dengan perempuan, saya sangat kawatir kalau tidak mampu, saat melihat Film Biru, saya hanya tertarik menyaksikan Pria-pria macho apalagi dengan dick yang besar.
      makanya saya suka meliahat film biru Gay.
      dulua banyak wanita cantik yang suka sama saya, tapi saya tidak pernah serius menaggapinya, sekarang setelah umur 45, saya mau coba paksakan untuk menikah, ada beberapa teman wanita yang sampai sekarang masih suka sama saya dia memberikan perhatian khusus bahkan didepan teman lain, bahkan teman kerja (ada gadis dan janda), tapi saya semakin kawatir menanggapinya, kerna dari awal saya tidak tertarik sama mereka. ada diatara mereka yang terang2an bilang kapanpun saya melamar dia akan terima.
      saya tambah bingung, pusing,

      ada juga sodara, orang tua, teman yang menjodohkan saya dengan perempuan.
      tapi saya masih ragu

      sekarang ini, ada temen yang berusaha menjodohkan saya dengan seorang guru, saya sebetulnya mau memaksakan diri untuk mengiyakan, kata teman. perempuan itu sudah suka sama saya, tapi kembali lagi saya ragu, saya takut tidak mampu secara seksual dengan perempuan, padahal saya juga sangat sadar, semakin umur kemampuan seks pasti akan juga semakin berkurang, tapi say bingung, talkkut,ragu untuk memulai.

      mohon saran

    7. Saya seorang kakak yang khawatir terhadap kehidupan tumah tangga adik.Adik saya 27 thn menikah dengan seorang pria duda cerai tanpa anak usia 39 thn,pria lumayan mapan secara fisik dia lembut, bicaranya sopan dan baik…,Tapi setelah adikku curhat ternyata dia tdk seperti penilaian pertama.Dia laki2 yang sangat pendiam,senang menyendiri, ferfectionist, workaholic, egois luar biasa, tdk pernah mau mendengar pendapat orang lain, merasa super benar, sensitif luar biasa,meremehkan kemampuan orang lain terutama istrinya,kadang-kadang ada kekerasan fisik ke adik saya, so pasti gak suka bergaul dengan orang lain termasuk dgn keluarga besarku.

      Dari awal menikah sampai sekarang anaknya usia 2 tahun sifat jeleknya semakin sering muncul.Adikku gak bisa berbuat apa2 walaupun dihina,dilecehkan adiku hanya diam karena kalau bicara suaminya semakin kasar dan sering mengusir bahkan mengajaknya bercerai,Tapi saya kesel sama adik saya dia itu sangat tertutup diusirpun tidak pergi apalagi diajak cerai dia tidak pernah merespon dengan alasan takut benar2 cerai.Dia tidak mau bercerai karena takut akan langkah kedepannya karena adiku tdk bekerja,tapi sbnrnya adiku juga sarjana.

      Saya sering menyarankan untuk melamar pekerjaan biar tdk terlalu bnyak memikirkan masalah di rumah tapi suaminya tidak mengijinkan.Saya sangat kasihan pada adiku seolah olah dia seorang wanita bodoh dihadapan suaminya,bicaranyapun jadi gagap karena terlalu sering ketakutan disalahkan oleh suaminya.

      Kemarin dia curhat lagi…sudah terjadi keributan.Sampai suaminya sms ke kakak saya bahwa istrinya leled,gak bisa diatur dll.kaka saya tentu membalas sms itu dengan sebuah tausyiah yang umum,tapi yang terjadi suami adiku itu gak terima.dan mengancam tidak meu bertemu dengan keluarga kami walaupun lebaran nanti.

      Yang ingin saya tanyakan,
      1. bagaimana adik saya harus menyikapi semua
      itu?

      2. Apakah adik saya harus mau saja kalau
      suaminya ngajak berpisah?

      3. Haruskah adik saya memberitahukan
      masalahnya kepada keluarga suaminya?

      Terimakasih atas perhatiannya

      Saya sangat menunggu jawabannya/sarannya.

    8. Saya laki-laki berusia 27 Tahun.
      Problem yang saya alami adalah saya takut berhubungan dengan lawan jenis, apalagi kalau sampai ke pernikahan dan mempunyai anak… kalau bergaul saya supel dan biasa,, hal ini terjadi karena trauma, dari setiap keluarga dari mbah2 ke atas.. salah satu anggota keluarga pasti ada yang mengalami gangguan jiwa ( stress/Bisa disebut Gila yang saya ketahui sudah ada 5 orang dari setiap keluarga ).
      yang saya takutkan adalah apabila nantinya saya berkeluarga hal ini akan selalu terulang,, sempat terlintas dibenak saya untuk mengakhirinya dengan tidak menikah… bagaimana pendapat anda atas apa yang saya alami ini, dan bagaimana penyelesaiannya…
      yang kedua apakah penyakit jiwa juga merupakan salah satu penyakit yang menurun ?
      hal ini selalu terpikir oleh saya di setiap harinya… mohon bantuannya.
      sebagai catatan saya adalah laki-laki normal yang juga ingin membina rumah tangga seperti layaknya…

    9. bagaimana caranya supaya bisa jadi anggota disitus ini & bisa konsultasi gratis

    10. saya termasuk orang yang cuek dan kalau berbicara sama cewek kaku/agak kaku ,saya lebih senang jika pacaran biasa2 saja ,yang romantis2,pokoknya yang tidak membuat saya malu. Maklum saya memang pemalu,walaupun ada keinginan pacaran dengan cewek cantik tapi lebih nyaman kalau bicara komunikasi secara biasa ,jadi seandainya saya bicara dengan cewek cantik secara biasa,saya tidak malu,kalau menggoda saya malu,tapi kalau niatnya cuma menggoda jarang saya lakukan kecuali kalau saya berniat tidak serius artinya cuma sekedar menggoda saja. Kalau menggoda bisa,sekedar menggoda,selanjutnya ya pacaran biasa saja,yang romantis2. Saya tidak tau mengapa saya cuek & pemalu padahal sedara fisik,saya tidak cacat,wajah saya tidak cacat,lalu apa yang membuat malu,saya tidak tau ,tangan,kaki,badan,kepala & potongan rambut tidak cacat tapi gondrong,lalu apa yang membuat saya malu ,saya sendiri tidak tau,kalau komunikasi biasa saja saya tidak malu,mungkin karena cewek cantik yang bikin ngeres itu yang membuat saya malu,akhirnya untuk menghilangkan pikiran ngeres itu yang sulit bagi saya,sekalipun apa yang membuat saya malu itu saya tidak tau,bagaimana cara nembak cewek kalau begini…

    11. Salam kenal,
      saya seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang putri yg lucu2, yg pertama 5 thn sdh sekolah di TK A dan yg ke dua 3 thn. Akhir2 ini saya sering perhatikan sikap dan ucapan anak pertama saya.
      yang ingin saya tanyakan :
      1. Baru2 ini saya bertengkar dgn suami, kebetulan suami memarahi saya krn saya bentak2 anak. saat itu pula dgn spontannya anak pertama kami bicara kepada bpknya (papah, papah dulukan menikahi mama jadi menten dan sayang2an sekarang khok marahin mama, apa papa gak takut dosa masuk neraka. kalau papa marahi mama lagi nanti tak laporkan polisi lho gak takut tah)
      2. Saat saya belikan sepatu, saya bilang kakak maaf ya sepatunnya jelek ya, nanti kalau ada rejeki tak belikan lagi yg bagus. dengan dgn wajah yg polos dia menjawab gak apa2 ma bagus kok enak kok dipakek, wes2 cukup gak usah beli lagi.
      3. Dia selalu curhat dan bilang ke saya, kenapa ya ma temanku disekolah gak ada yg mau main denganku. lalu saya jawab mungkin kakak nakal, dia jawab gak ma aku gak nakal kalau gitu aku tak di kelas aja belajar sendiri.
      4. Sifatnya suka ngatur dan semau gue
      5. Mudah kasihan kepada orang lain, kadang nangis mengeluarkan air mata bila melihat orang tua jompo atau anak jalanan/yatim
      Bagaimana menghadapi dan memperlakukan anak yg cara bepikirnya lebih dewasa dari umurnya. mohon solusi serta sarannya, terima kasih

    12. Salam kenal
      Saya seorang wiraswasta 27 tahun baru menikah 4 bulan,istri saya berusia 23 tahun.
      Berawal ketika saya kenal ma cewek yang notabene dia udah punya cowok,tapi dia jalin hubungan jarak jauh.saya PDKT ma dia,singkat cerita dia nerima saya lalu kami jalani hubungan.Tapi dia masih tetep ma cowoknya,yang emang sudah saya ketahui dari awal.saya anggap itu resiko,lagipula saya gak begitu serius.Lama kelamaan hubungan ini membuat saya enjoy,di sisi lain saya merasa sakit ketika cowoknya ngubungin dia saat bersamsaya.Akhirnya saya mutusin buat ngasih dia pilihan,pilih saya atau cowoknya.Ternyata dia gak mau milih,akhirnya saya gak tahan lalu saya ngubungin cowoknya dan terus terang soal hubungan kami,hasilnya dia di putusin ma cowoknya dan dia gak milih saya juga…
      Beberapa hari kemudian dia minta balik ma saya,katanya dia baru sadar ternyata dia sayang banget ma saya.saya terima dia dengan syarat dia mau melupakan semua masa lalunya,termasuk ganti nomer hp agar dia atau mantannya gak lagi komunikasi yang tentunya membuat saya sakit.Tapi dia gak mau dengan alasan nomer itu sudah lama banget dia pake,kalau pun dia ngubungin mantannya hanya sekedar hubungan pertemanan sekaligus ingin menebus kesalahan terhadap mantannya.Karena saya sayang ma dia,saya ngijinin tapi dengan syarat hubungannya dengan mantannya di ketahui olehku.Tidak sampai satu bulan ternyata dia ngingkari janjinya dengan ngubungin mantannya di belakangku,bahkan bela-belain bohong ma saya.saya merasa sakit dan marah banget.Hal itu terjadi berulangkali,dan setiap itu terjadi di saat saya marah dia balik marah dengan seribu alasan.Sampai suatu hari dia mau ganti nomer,tapi tetap aja gak berapa lama terulang lagi.Akhirnya saya sama sekali melarang dia berhubungan lagi dengan mantannya,hingga saya ngajak dia nikah.Dia mau menikah denganku dan bersedia melupakan semua masalalunya termasuk kenangan - kenangannya dengan mantannya.
      Selama beberapa bulan kami jalani pernikahan dengan bahagia,saya mulai melupakan rasa sakitku sedikit demi sedikit dan mulai percaya lagi ma dia yang dulunya saya selalu curiga.Lagi-lagi itu gak bertahan lama…Suatu hari dia ketahuan ternyata dia masih menyimpan foto mantannya.Untuk yang kesekian kalinya saya merasa sakit banget.saya bingung,saya pengen ninggalin dia tapi saya sayang,lagi pula kami udah menikah.Di mata keluarga kami,seolah-olah kami tidak pernah ada masalah.Dan saya gak punya alasan kuat andai saya harus menceraikannya,tentunya pihak keluarganya gak bisa terima.
      …Sebenarnya saya hanya ingin gimana caranya dia bisa bener - bener sadar bahwa saya sangat menyayanginya dan perbuatannya sangat membuatku sakit.saya sangat menyesali kenapa dia milih saya jika akhirnya mesti kayak gini?
      Buat para pembaca,khususnya penulis..tolong berikan saya solusi coz saya udah hampir gak kuat lagi menanggung semua ini.Terimakasih…
      Binyu
      Probolinggo

    13. allow..
      kenalin nama aq nanda,sumpah sekarang kepala q pening,terasa berat,
      aq lagipunya masalah, bantu aq..
      aq mahasiswi,usia q 19 thun,aq anak tunggal dri ortu kandung q, ortu q cerai, and mereka menikah lagi dan sudah punya keluarga masing-masing
      aq ikut ayah q y walau terkadang aq ke ibu q
      awalnya aq biasa aza ma keluarga q, di cuekin, didiamin, dislahkan itu merupakan hal yang biasa buat aq
      aq g merasa bahwa aq punya keluarga
      yang aq tau mereka memberiku saluran kehidupan saja
      aq paling g bisa ngomong karena apa? setiap aq ngomong disalahkan
      jdisebelum bicara aq selalu mikir,ini g penting, aq yang salah, sehingga tak ada pemnalaan dari aq
      sampai stu thun yang lalu q jalin hub ma cow
      tpibeberapa bulan aq ptus ma dia
      dia sering bercerita tntang mantannya,aq sebel tpi g bisa ngungkapkan
      setelah beberapa bulan, aq sedikit lupakan dia walau msih ada perasaan,
      ewch dia sedang nganggur, dan kosongan
      ternyata dia dekati aq lagi
      dia berharap bisa sama aq
      tpi sekalipun dia g pernah ada kta-kta menjalin hub ma q
      sekrang saat aq mulai mencintai dia lagi
      dia pergi,g pernahhub aq
      aq mw protes, apa hak ku??
      sedangkan aq ma diag da apa2, mana janjinya dulu
      please beri aq msukan harus apa aq??

    14. dear admin sy pny mslh,disukai laki2(sbt saja mr.x)yg uda pny istri dan anak(bnrnya sy jg suka mr.x,tp ga mgkn sy dipoligami walaupun dinegaranya it hal biasa)sy bertemu mr.x secara kbetulan dan singkat disebuah hotel tempat mr.x bekerja,kita berkomunikasi dengan terbatas krn bhs,it jg yg membuat sy tdk mengetahui klo ternyata mr.x uda pny istri dan anak yg msh kcil,tapi pembantunya(yg sbg translater sy)blg klo mr.x nikah dl krn dijodohkan ortu,pmbantunya jg blg klo mr.x serius dg sy dan mau melamar sy,apapun yg sy minta akan dipenuhin,mr.x jg minta persetujuan dr istrinya sgl berupa surat dan akan dilihatin klo emang sy dan ma2 sy mau lihat(apakah mau sy mr.x ceraiin istri atau sy bersedia poligami,pokoknya mr.x blg enaknya sy yg mana gt akan diturutin)bhkan mr.x kmrn dtg k indonesia hny untk nemuin sy(pdhl br pertama kali ini mr.x dtg k indonesia)mr.x blg klo emang sy ga mau dipoligami mr.x bersedia ceraiin istrinya demi sy,sy bingung mst gmn,ma2 sy yg sblmnya jg suka dg mr.x skrg ilfeel gr2 ada seseorang yg blg jelek2 ttg mr.x,tp pas sy tnykan k pmbntunya perihal yg jelek2 ttg mr.x ktnya it ga bnr,pmbantunya blg dia ditengah2 antara sy dan mr.x tp sbg sama2 orang indonesia jg ga mgkn jerumuskan sy,dia blg jg nanggung dosa klo lakukan it..apa yg hrs sy lakukan?sy bingung untk mengambil keputusan ini,sy jg uda terlanjur suka dg mr.x tp sy ga mau dipoligami dan ma2 sy jg ga mau sy poligami tp klo sy minta mr.x ceraiin istrinya sy tkt sy akan terkena karma,apakah it mungkin???haruskah sy mempertahankan cinta sy ataukah sy menjauh??sy uda minta mr.x jauhin sy tp mr.x ga mau,sy merasa blank mkrn ini tolong sy mst berbuat apa??…mksh

    15. bapak /ibu
      saya mohon bantuannya
      bagaimana cara menghadapi anak

      tak suka diam jika dalambelajar
      disuruh tenang dianya hanya mampan sebntar
      kadang dia juga bikin saya kesal
      suatu saat saya suruh dia keluar
      eh ternyata memang benar dia keluar

      dan setelah saya tanya sama orang tuanya
      dia juga seperti itu dirumah
      katanya dia terbawa pergaulan pasar dan temanyyasewaktu menjadi kenek
      dan apa bila dimarahi orang tuanya dia juga
      bilang saya kan bukan orang tua mama
      anak mama hanya siabang dan si adek

      dia kelas sekarang VI SD
      dulu dianya anak rangking sepuluh besar
      sekarang rangking 5 terakhir dari 60 siswa
      dia berubah semenjak kelas IV SD

      anak kembar dari 4 bersaudara
      Bapaknya sedikit pemarah

      mohon batuannya
      trimaksih
      mohon bantuan untuk mengembalikannya keatas relnya kembali

    16. Bapak mohon bantuannya
      aku seorang ibu punya 2- orang anak, punya suami yang peminum, dan tempramental. dia anak bungsu dari 2 bersaudara, laki - laki satu2nya, Sekarang Pernikahan kami mau mamasuki 6 tahun, sampe sekarang suami belm terbuka soal keuangannya, dia tertutup dan sangat egois , kebetulan saya pegawai swasta, suami wirasuasta, setiap bulan gaji saya selalu di pakai untk memenuhi kebutuhan Rumah , Dia tidak pernah kasi saya uang bulanan, sitiap saya minta, alasannya saya sudah dapat gaji.
      Gimana caranya agar dia mengerti kalau saya minta dia lebih mementingkan keluarga daripada teman yang dia ajak minum2an alkohol .Selain minum alkohol suami juga merokok,sering melamun entah apa yang ada diotaknya. saya selalu bertanya kenapa dia seperti itu ? tidak pernah dapat jawaban yang pasti
      Jadi apa yang harus saya lakukan? padahal saya sangat menginginkan keluarga yang bahagia, ingin sekali menyadarkan dia kalau minum alkohol itu salah mohon bantuannya

      Terima ksih

    17. Saya karyawati sebuah perusahaan swasta.knapa semenjak kematian suami, saya cenderung jadi pelupa,

      Mohon bantuannya
      Terima kasih

    18. saya berusia 29 tahun. 2 tahun belakangan ini saya memiliki hubungan dengan pria yang sudah beristri dan memiliki 2 putri. awalnya saya belum mengetahui statusnya yg sudah menikah. namun setelah mengetahui klo dia sudah menikah saya menjauh darinya. tapi dia nekad dan cenderung mengancam saya jika sy memutuskan hubungan dan menjauh darinya. bahkan dia mengatakan bahwa istri dan keluarga besarnya telah mengetahui hubungan kami. selain itu dia juga nekad menemui keluargaku.NAmun beberpa bulan ini kami berpisah dan saya merasa kehilangan arah (bingung)..sy tau hubungan kami terlarang tapi saya butuh dia.
      masalah lainya saya takut bila orang tua saya mengetahui klo saya berhubungan dengan suami orang. karena mereka akan sangat kecewa. Apa yg harus saya lakukan dan bagaimana sy bersikap? mohon sarannya.

    19. saya berusia 43 th,sudah 5 tahun saya berpisah dengan suami saya,saya diusir dari rumah dan saya mengontrak sebuah rumah dan saya masih satu kota dengan suami saya.suami saya kasar dan saya sering menerima KDRT,status saya belum cerai secara resmi.akhir-akhir ini saya dekat dengan seorang pria yang sudah beristri,saya menyadari saya bersalah,namun saya amat mencintainya,sekarang saya sadar saya tidak boleh menyakiti kaum saya dan saya sudah berusaha menghindari pacar saya,tapi tidak bisa karena dia kekeh tidak mau memutuskan saya,setiap minggu dia datang kerumah.saya bingung bu,bagaimana cara memutuskan hubungan ini,hampir setiap hari dia menelpon saya,kalau HP tidak saya angkat,dia akan marah-marah,kalau saya berkata saya minta putus,dia akan datang dengan segala rayuan dan membelikan apa saja biar saya senang.apa yang harus saya lakukan,saya tidak bisa menghindar darinya,sedangkan istrinya sudah mengetahui hubungan kami dan mengancam akan mempermalukan saya dikantor.disisi lain pacar saya selalu ngejar-ngejar saya,disisi lain istrinya mengancam saya jika saya dekat dengan suaminya.mohon bantuannya.balas lewat email saya saja.tks

    20. saya sudah berpacaran krg lbh 5 tahun..ktka sy tmt dari kuliah dan skrg sdh bkrja krg lbh dari 4 tahun pcr sy sngt prhatian skli dan kdg2 agk posesif.hmpr skli 1jam ngsms dan minta dtlpon kla itu pcr sy bkrja ddlm kota..tp skrg ktka dia sdh bkrja dinstnsi pmrntahn dan dluar kota,mlh keadaan trblk,dia jrg ngsms,mnt dtlponpun tidak,klo sy yg lgsg tlpon kdg2 sy mrsa dia brbcra tdk puas tdk sprt bisanya shgg mmbuat sy trus mrh2 ktka brbcr dtlpon,pcr sy jga sdh brani berontak dan mlwan..jujur sy tkut khlgn dia,shgga mmbuat sy hmpr stress stiap hr,krja tak smngt,ingn nlpon dia tp takut sy emosi dan brantam,tp klo gak dtlpon prsaan sy tdk enk krn tkut emosi shgga brantam dan pngn rasanya baekan..tp klo dtnya sm dia,ktnya dia ttp mncintai sy dan tdk prnh bs brplg dr sy..mhn pnjlsannya dan mmbri solusi

    21. aq wanita usia 20 th…
      aq sekarang punya masalah berat bgt…
      suatu hari keluarga qu knal dengan pria bujangan yang kami anggap pria ni baik bgt,,,
      karna dia bekerja tdk jauh dari rmh kami akhirx ayah aq menyuruhx untuk tinggal d rmh kami,,,,

      aq sudah memiliki pacar yg sudah aq pacari selama 3 th,,
      selang waktu berjalan aq ngerasa pria itu sebut saja Mr. (pria yg tggl drmh aq)menunjukkan sikap baik n sayang pada keluarga kami,,
      saya senang meliatnya,,,saya kagum padax,,,

      dia menyatakan cinyax dan sya pun mengiyakan walaupun saya telah punya pacar,,,
      tp kesalahan terbesar saya,,, mungkin hubungan kami terlalu jauh…
      sampai akhirx jika pacar saya datang kerumah MR. menunjukkan sikapnya yg tdk suka melihat saya dengan pacar saya,,,

      biasanya setelah pacar saya pulang dr rmh Mr. sering sms saya menghina dan mengancam akan memberi tau ke orang tua sya n pacar saya tentang apa yg pernah qt lakuin,,,

      saya tak ingin sampai terjadi seperti itu,,,
      saya tkt keluarga saya membenci saya,,,

      terakhir kmrn dia meng sms sahabt saya dengan kt2 yg memojokkan sya,,,nyindir2 soal apa yg sudah qt lakuin,,,

      tolong kasih saya saran mengahadapi MR. agar saya bsa jauh dari n dia tdk bsa membocorkan rahasia ini,,,

    22. saya juga mengalami hal yang sama yaitu pelupa dan tdk bisa cepat merespon kata2 orang lain. apakah penyebabnya masalah yang saya alami bbrp thn ini. saya tidak ingat sejak kapan saya alami pelupa dan “lalot” tp memang bbrp thn saya sering alami masalah putus nyambung dg pacar. saya tdk tau kenapa saya tidak bisa melepaskan dia walaupun dia sering mengkhianati dengan selingkuh. saya slalu maafin dia. saya hanya berharap dia akan berubah suatu saat. sudah hmpir 5 thn saya jalani. saat dia ga kumat (ga ada perempuan lain) saya merasa sangat bahagia dan merasa hanya dia yg membuat saya begitu. apa yang harus saya lakukan? saya pengen sembuh dari pelupa dan kurang respon tersebut

    23. selamat siang,
      saya ingin berkonsultasi, semenjak papa dan abang saya meninggal 3 tahun yang lalu saya merasa seperti menjadi orang lain.
      pikiran saya susah dikendalikan, sering sekali melupakan sesuatu.
      adakah cara yang bisa saya lakukan untuk kembali seperti biasanya?
      saya sangat mengharapkan saran dari anda.
      terima kasih

    24. bulan oktober lalu saya menikah dan kami sudah berpacaran selama 3,5thn waktu yg cukup panjang untuk kenal satu sama lain fikir saya pada saat akan menikah

      tapi ntah knapa di pernikahan kami yg baru seumur jagung ini kami banyak mengalami masalah2 yang berhubungan dengan sifat dia yg sangat berubah bila di bandingkan dengan sebelum kami menikah.
      misalnya:
      - MASALAH EKONOMI
      1.dia menjadi pelit sangat memperhitungkan sekali akan penggunaan uang dia padahal saya jg bekerja,jika dia memberi uang saya catat sedetail mungkin penggunaanya (parkir 1000rupiah pun)saya catat,tapi jika dia tidak ada uang,uang hasil kerja saya dia pakai seenaknya tanpa malu dan basa basi bukan kah ada istilah “uang suami = uang istri,uang istri = uang istri” bukannya dia tidak boleh pakai uang saya,boleh saja tp kenapa tidak seimbang?sangat berbeda sekali dengan waktu pacaran dia sangat baik dalam hal financial
      2.jika dia ada pengeluaran mendadak dia mendesak saya untuk mencari uang,walaupun dia tau saya tidak punya uang,tp dia bisa marah besar jika saya tidak dapat uang itu

      -MASALAH SIFAT
      1.dia anak bungsu dari 9 bersaudara,sejak kecil ayahnya sdh meninggal dan yg membesarkan dia hanyalah ibunya,.sehingga dia sangat manja sekali pada ibunya padahal umurnya 31thn sementara saya baru 22thn,dan mertua saya jg memperlakukan suami saya seperti anak kecil,bila suami saya sakit mertua saya langsung telp saya dan marah2 “knapa anak saya bisa sakit?”dan saya pun tidak pernah mendapat pembelaan apapun dari suami saya jika mertua saya marah.
      kami tinggal di rumah ibu saya di bandung sementara mertua saya di bogor,dalam 1 minggu 2-3hari dia pulang ke bogor,jika di bandung dalam 1 hari 3-5kali telp ibunya.jika kami cekcok mulut dia langsung pulang ke bogor,bukannya saya tidak memperbolehkan suami saya berhubungan dengan ibu nya.tp saya ingin dia sadar bahwa dia sudah dewasa dan sudah punya keluarga,jd saya ingin dia berhubungan baik layak nya ibu dan anak yang lainnya.
      2.suami saya selalu merasa takut di sepelekan orang lain,sehingga dia selalu menjadi sombong dalam setiap ucapannya pada saya maupun teman2nya.
      3.tdk pernah mau mendengar pendapat orang lain, merasa paling benar,moody,meremehkan kemampuan orang lain termasuk saya sendiri,dan dia merasa saya saingan terbesar nya dalam hal pekerjaan.
      4.dia jg ada turunan penyakit GAD,dan sedang berobat ke psikiater.

      dari semua sifatnya saya merasa berbalik peran saya seperti seorang suami dan dia seperti seorang istri,saya sudah tidak sanggup menjalaninya padahal kami baru menikah 10bln
      -apakah semua sifat buruknya merupakan dampak dari GAD tersebut?
      -apa yang harus saya lakukan?

      besar harapan saya anda membalasnya terimakasih..

    25. Saya punya seorang pacar. Kami hubungan hampir 2 tahun lamanya. Setelah hubungan brjalan sekian lama, tiba-tiba dia mencoba untuk memutuskan hubungan dengan dalih dia tdk akan menjalin hubungan dengan pria lain lagi. Pdahal kami sdah sepakat untuk menjalin hubungan sampai ke jenjang pernikahan. Yang ingin saya tanyakan, faktor psikologi apa yg menyebabkan dia mengambil keputusan seperti itu?
      Mohon jawabannya di kirim ke email saya. Ini alamat email saya: heriezt@yahoo.com

    26. saya perempuan umur 30 tahun. saat ini perasaan saya sangat berat. saya merasa tak tahu lagi apa yang harus saya lakukan. saya merasa lost banget. begini ceritanya ibu. saya telah beberapa kali pacaran dan gagal dan setiap kali pacaran saya selalu melakukan hubungan seksual dengan pacar saya. saat itu saya berpikir saya telah demikian kotor dan tak ada lagi lelaki yang mau menerima saya. menginjak umur 30, saya jadi apatis dengan diri saya sendiri. desakan ortu dan lingkungan untuk menikah sangat kuat karena saya tinggal di desa. sebenarnya ada beberapa laki-laki yang datang pada saya dan menunjukkan kesungguhan untuk menikahi saya tapi saya merasa nggak sreg. kalaupun saya jalan dengan lelaki semua hanya untuk berteman saja. teman saya laki-laki lumayan banyak. o ya saya bekerja di salah satu pemkab di jawa timur. orang-orang kantor saya menganggap saya orang yang ga neko-neko dan baik. mungkin sama sekali tidak terlintas di pikiran mereka bahwa saya sudah tidur dengan beberapa laki-laki. ortu saya juga tak tahu hal itu. ortu saya tokoh agama di kampung dan termasuk orang yang disegani. sebenarnya setiap kali melakukan hubungan sex dengan pacar2 saya saya selalu menyesal. saya merasa melakukan sebuah dosa. namun sayangnya saya justru ketagihan. karenanya saya sering konflik batin. saya sendiri termasuk rajin ibadah dan berjilbab. saya merasa jadi orang munafik saja karena teman-teman saya tak ada yang tahu asli saya seperti apa. pada tahun 2008 saya dapat beasiswa S2 linkage dimana perkuliahan dilaksanakan 1 tahun di indonesia dan 1 tahun di jepang. perkuliahan yang di indonesia dilaksanakan di salah satu universitas negeri di malang. saat awal-awal kuliah saya barusan putus dengan pacar saya yang 4 tahun lebih muda. saya limbung sebenarnya saat itu karena dengan pacar saya itu saya udah habis2 an. sudah tak terhitung kami melakukan hubungan sex dan ada sebagian uang saya yang dibawa pacar untuk usaha. saya merasa bersalah pada diri sendiri. saat itu saya merasa selalu masuk pada lubang yang sama. saya merasa remuk.. karena tak ada tempat buat curhat. teman-tman saya menyangka saya baik-baik saja. saya mencoba menenggelamkan diri pada kuliah. beberapa bulan setelah saya kuliah ada teman saya dari surabaya ingin mengenalkan saya pada seseorang. tapi teman saya tidak tahu banyak tentang orang itu. dia suruh saya cari info sendiri setelah berkenalan.

      saya awalnya apatis. tapi tak ada salahnya saya mencoba karena dari informasi awal teman saya orangnya cukup menarik scr fisik, dan punya usaha sendiri. kami lalu saling ber sms dan telepon. saat itu saya merasa ada ruang kosong saya yang terisi. akhirnya kami janjian ketemuan di malang. dan pada saat ketemu pertama kali itu dia menyampaikan niatnya untuk serius. dia mau ngajak saya nikah. saat itu saya sebenarnya belum ada perasaan sama dia tapi saya berusaha menghargai niat baiknya saya mengiyakan. dan kami resmi pacaran. di awal pacaran semua terasa indah. dia sangat perhatian. apalagi dia orang yang taat menjalankan ibadah. setiap malam dia membangunkan saya untuk solat malam. saya jadi yakin dia orang yang tepat buat saya. suatu hari saya main ke surabaya dan bertemu dengannya. kami keliling-keliling kota sampe malam. saat itu saya menegaskan kembali keseriusannya karena saya ingin menikah sebelum saya berangkat ke jepang. dia bilang dia akan menyesuaikan dengan saya. sebelum pulang dia sempat memeluk dan mencium bibir saya. saya kaget. anggapan saya bahwa dia orang yang taat agama dan seperti yang sering dia ceritakan bahwa dia jarang bersentuhan dengan wanita langsung runtuh. sekembali dari surabaya saya jadi mikir kejadian itu. saya coba netralisir tapi susah buat saya. saya mencoba menyelidiki dia dan hanya sedikit info yang saya dapat. saya coba tegaskan lagi padanya mengenai keseriusannya. dia bilang saat itu akan datang ke ortu saya. saya udah terlanjur memberitahu ortu saya tentang hal ini. tapi ketika ortu saya mengkonfirmasi masalah tempat tinggalnya di surabaya dia menolak dengan alasan dia akan datang sendiri ke ortu saya. dia bilang dia punya rahasia yang tak bisa dia ungkapkan sekarang. saya berusaha menggalinya dan akhirnya dia mengaku kalau dia pernah menikah dan punya anak satu. dia sudah bercerai secara agama sejak tiga tahun lalu. namun belum dibawa ke pengadilan karena alasannya dia telah merobek buku nikah dan tak ingin melukai perasaan ortunya. jadi selama ini mereka bersandiwara di depan ortunya. namun untuk keseharian tinggal sendiri-sendiri. pacar saya memilih kos di dekat kantornya sedang mantan istrinya di rumah mereka. saat itu saya sangat shock. tapi disisi lain saya terlanjur ada rasa sama dia. dan saya memintanya untuk tetap datang ke ortu saya sebagai bentuk pertanggung jawabannya. saya ingin dia menceritakan siapa dia yang sebenarnya pada ortu saya biar ortu saya tahu. dia akhirnya datang ke rumah saya bersama saya untuk menemui ortu saya. ortu saya terutama ibu, sangat shock mendengar keterangannya. soalnya dulu saya pernah juga pacaran dengan duda yang belum beres status dudanya dan membuat saya difitnah dimana-mana. ortu saya melarang saya melanjutkan hubungan dengan pacar saya itu. tapi saya belum bisa menghentikan perasaan saya. kami pacaran backstreet. dia sering mengunjungi saya di malang. dan suatu saat ketika kami keluar bersepda motor kami kehujanan. akhirnya kami menginap di sebuah hotel, saya sudah warning dia untuk tidak melakukan yang berlebihan. tapi akhirnya kami melakukan juga. dia minta maaf sama saya karena telah melakuan itu dan berjanji akan menikahi saya. saya merasa melakukan kesalahan lagi. secara psikologis saya sangat tertekan dengan kejadian itu. orang yang saya anggap baik dan buat masa depan saya pun melakukan itu. hubungan kami naik turun. entah kenapa tiba-tiba saya tak bisa menerima masa lalunya sebagai orang yang sudah menikah dan punya anak. saya merasa terjebak dengan perasaan saya sendiri. belum lagi sifatnya yang tidak terbuka sering membuat saya uring-uringan. saya baru tahu juga dia pemarah. kami sering berselisih paham tapi segera baikan. setiapkali ada masalah kami selalu menyelesaikannya di ranjang. suatu hari saya menanyakan surat perceraiannya kapan akan keluar. saya warning dia saya akan putuskan hubungan jika sampe saya berangkat ke jepang suratnya belum keluar. 2 bulan sebelum berangkat saya tanyakan masalah itu sama dia dan dia jawabnya masih diproses. jadi surat itu belum akan jadi setelah saya berangkat pun. saya marah. saya merasa dia telah membohongi saya. karena dia dulu bilang suratnya bisa cepet kelar karena yang mengajukan gugatan istrinya. saat itu saya maju mundur mau nerus apa gak. tapi saya tiba-tiba merasa tak terima saja kalau saya mundur padahal dia sudah seringkali meniduri saya. saya bilang dia harus menikahi saya sebelum ke jepang. dia bilang saya untuk bersabar sampe saya pulang karena prosesnya akan beres ketika saya pulang. saya begitu emosional. paling nggak saya butuh diakui. saat saya sedang ada di surabaya saya ingin saya dibawa ke ortunya dan membuat kesepakatan. setidaknya sebelum berangkat saya ada ikatan. dia menolak. saya emosi dan berteriak-teriak di jalan seperti gila. dia mengantar saya ke malang. tapi akhirnya kami menginap di hotel dan bercinta. masalahpun reda. hubungan kami rada smooth. meskipun saya sering cemburu berat pada tingkah laku karyawannya yang mengejar2 dia. ada salah seorang karyawannya yang begitu agresif mengemail dia, menelepon dan lain-lain. itu sangat mengganggu saya. sampai suatu saat saya telat datang bulan dan cek ke dokter kalau saya hamil. saya panik. saya marah. disaat saya hamil itu cewek yang mengejar-ngejar dia lebih agresif lagi menulis email-email mesra dan menelepon dia. saya minta pertanggung jawaban dia. saya minta dia nikahi saya secara siri agar anak yang ada dalam kandungan saya ada bapaknya. kami akhirnya menikah siri setelah bertengkar hebat beberapa jam sebelumnya. gara-garanya sepele saja. saya minta copyan buku nikahnya dengan istrinya terdahulu. dan dia tak mau memberi, waktu saya bilang saya butuh itu biar saya yakin dia malah marah-marah. ketika marah kata-kata jeleknya keluar semua. saya merasa sakit. tp saat itu saya memohon-mohon jangan batalkan rencana menikah karena demi anak yang saya kandung. sehabis menikah sbnarnya hati saya masih terasa sakit oleh kata-katanya tapi disisi lain saya merasa lega karena bisa membuatnya bertanggung jawab, tp setelah menikah beban saya jadi tambah berat. saya menyembunyikan itu dari ortu dan hanya 2 orang teman dekat yang tahu. itupun keduanya menyalahkan keputusan saya yang tiba-tiba, saya juga masih tak percaya dngan yang saya lakukan. akhirnya saya tak jadi hamil karena stress menyiapkan keberangkatan. sampai saat saya berangkat kami bertemu diam-diam di bandara. dia berjanji mau nunggu saya setahun lagi.

      saat ini saya sudah ada di jepang. komunikasi kami kurang begitu bagus karena dia cukup sibuk dengan kerjaan dan kami hanya bisa chat lewat ym atau skype. semenjak lebaran sampe 3 hari setelah lebaran dia tak muncul di internet. saya mengkhawatirkannya,dia memang sempat bilang kalo dia akan pergi ke kondangan sodara. waktu saya tanya apa ke tempat mantan istrinya dia jawab tidak. karena berkali-kali telpun di hpnya ga diangkat saya akhirnya telpon ke rumah dia. yang nerima adiknya. awalnya saya cuma tanya kemana dia. adiknya bilang dia ke nganjuk dengan mantan istrinya. saya tanya apa masih sering bareng dengan istrinya adiknya menjawab ia. setiap hari dia bareng, malah istrinya sekarang hamil 9 bln. saya bagai disamber petir mendengarnya. soalnya dia bilang dia tidak serumah dengan mantan istrinya itu sudah lama. saya langsung terbakar emosi. saya merasa banyak sekali yang dia sembunyikan pada saya. saya coba hubungi dia lagi dan yang nerima ibunya. saya langsung meledak dan bilang saya istrinya agus, dinikahi siri 14 agustus lalu, karena hamil duluan, dan sekarnag uang saya ada di dia 10 juta dan ATM saya dibawa sama dia. saya lepas kontrol waktu bicara itu. saya ga tau lagi. rasanya hati saya sakit sekali. ketika besoknya saya bisa hubungi dia saya menangis sampe habis. tapi saya tanya anak yang ada di kandungan mantan istrinya dia ga mau terbuka. katanya itu rahasia dia, mantan istrinya dan tuhan. saya sakit sekali.apalagi dia marah besar ketika tahu apa yang saya katakan pada ibunya. di chat dia bilang bahwa ibunya sangat benci pada saya karena masalah uang itu. dan menyuruh dia segera kembalikan uang itu. ibunya bilang bahwa dia tak mau menerima telp dari saya lagi. saya mrasa sangat sakit. sakit sekali sampe berhari-hari saya mengurung di apartemen saya. rasanya di benak saya selalu terbayang bagaimana suami saya ternyata masih selalu berhubungan dengan mantan istrinya dan sekarang lebih-lebih ibunya membenci saya. di chat dia bilang bahwa cinta dia sama ortu lebih besar daripada cinta dia sama saya. saya jadi merasa bahwa itu yang akan dia jadikan alasan buat meninggalkan saya nanti, sampe sekarang saya masih berkomunikasi. tapi rasanya dia dah jadi orang lain buat saya. mohon sarannya apa yang harus saya lakukan. saya bingung sekali. maaf penjelasan saya terlalu panjang.

      terimakasih banyak sebelumnya

      erika

    27. Saya adalah yoyo mahasiswa bru slalah stu unvstas swsta d jateng,
      bpak/ibu trhormat ..
      Apa saja sih perubahan2 psikologi pasca sakit itu?

    28. Dear Konsultan,

      akhir2 ini saya merasa bingung kemana harus berkonsultasi saya harap teman2 bisa bantu .

      saya sudah menjalin hubungan dengan pacar saya kira2 sudah hampir 4 tahun lamanya rencanya 2 tahun lagi akan menikah. hanya saya jadi bimbang kenapa sikap pacar saya akhir2 ini sangat menjenukan hati dan pikiran saya. salah satu hal nya adalah pada waktu saya jemput beliau di tempat kerja selepas pulang kerja saya jemput dengan wajah yang senyum hati yang riang tapi pad waktu sudah masuk mobil liat raut wajahnya kok merengut terus dan apabila di tanyain tidak ada respon. kadang cara omongnya pun kasar kalau ada salah dikit langsung nada suara tinggi…kadang wa berpikir apa yang harus wa lakukan? jujur saat wa liat pasangan muda yang lain sedang berjalan begitu bahagianya mereka kenapa wa gak seperti itu wa pengen seperti mereka. tapi wa berusaha berpikir positif saja mungkin karakter manusia itu berbeda2. terkadang tanpa sebab dan akibat pacar saya diam merengut di tanya ak mau di respon jadi saya bingung apa salah saya, perasaan gak ada salah.nanti bisa baik dengan sendirinya. saat ini yang muncul dalam pikiran saya adalah hendak mencari teman yang bisa mendengar apa isi hati saya. kira2 apa yang harus saya lakukan? dan sekarang ini persaan saya pacar saya sepertinya jauh lebih menikmati obrol dengan teman di BBM ketimbang sama saya temennya itu adalah teman kuliahnya Cewek juga? karakter saya adalah orang yang gak suka ribut, saya lebih suka mengalah ke Dia, jarang banget marah tapi pernah sekali saya bernada tinggi tapi itu dah lama dan saya sudah minta maaf. tolong saran dan kritiknya

    29. salam kenal, saya 35 tahun seorang ayah beranak satu, kenapa emosi amarah saya sulit saya kendalikan,,kadang tanpa sebab yg jelas saya marah2 kepada istr dan anak…..oh ya saya seorang guru dan istri saya juga seorang guru, anak saya sekarang berumur 7 tahun, mohon solusinya

    30. saya adalah seorang remaja yang sudah lama pacaran dengan pacar saya.Suatu hari dia berkata kepada saya bahwa dia sudah tidak perawan lagi, dia sudah pernah ML dengan mantan pacarnya. Mendengar smua itu saya langsung kaget, hati saya bener-bener hancur. Sampai sekarang saya masih belum percaya kalau dia sudah tidak perawan lagi. Dan sampai sekarang hati saya masih sakit jika teringat ucapanya itu. Saya sangat mencintainya, saya tak ingin jauh darinya. Tapi jika teringat masalah itu hati saya slalu sakit. Jadi apa yang harus saya lakukan?
      mohon solusinya.

    31. ASSALAMUALAIKUM…
      RYAN yang lagi bimbang….
      bener sich.. hal itu akan datang lagi dan datang lagi. apaagi pas kamu lagi termenung dan sendiri. itu wajar dan lumrah.
      kalo anda memang sayang dan cinta sama dia, anda harus DAPAT MENERIMA DIA APA ADANYA. walau apapun keadaan dia. itu khan masa lalu dia. dan nilai plus buat dia, karena dia telah BERANI BERKATA JUJUR PADA ANDA, walaupun itu sangant menyakitkan anda. jadi kembali lagi pada anda, apakah abda mau menerima dia apa adanya atau tidak. kalo iya, terima dia dengan ikhlas, kalo tidak, putus dia karena dunia tidak selecar daun kelor. jadi semua keputusan terserah anda. ok

    32. assalamuaaikum…
      dear.. mas abu…
      setelah saya telaah, mungkin ada “sesuatu” yang ” bersemayam” pada diri anda. saya salut anda dapat nerkata jujur pada forum ini. tandanya anda masih ” sadar” dan mau berubah.
      saran saya..
      ketika anda akan marah.. coba anda diam sejenak.
      diam… dan diam… berpikir. munculkan kenangan manis bersama keluarga anda. diam.. dan diam.. tarik nafas dalam2. karena itu akan bisa meredam amarah yang “kelewatan”.
      di waktu senggang, coba anda berpikir tentang kemarahan anda. apa yang menyebabkan ” masalah ” teersebut. apakah dari pekerjaan anda, lingkungan anda atau apa. perbaiki itu.
      ingat. lingkungan di keluarga anda bukanlah lingkungan di tempat kerja atau yang lain. dengan kata lain, ” sempek ” di tempat kerja JANGAN SAMPAI TERBAWA ke dlm keluarga anda. PERBANYAK kebersamaan dengan keluarga anda. rekreasi atau jalan2 bareng.
      semoga bermanfaat

    33. Saya perempuan sebut saja N, saat ini saya punya masalah yang buat saya amat merasa kecil dimata orang2, saya seorang janda sudah 6thn dengan 2 anak perempuan 8thn dan laki2 6,5thn. kini saya memiliki seseorang yang dekat dengan saya, sebutlah C hubungan kami sudah 3thn, dalam kurun waktu itu saya selalu berusaha menunjukan rasa cinta saya, namun awal2nya dia tak pernah berniat utk menikah dengan saya, singkat cerita belum lama ini dia mengajak ortu nya ketemu dengan ortu saya, sepertinya tdk ada masalah dr ortunya C ingin menikah dengan saya, namun justru masalahnya datang dari pihak kakak2nya dan kel besarnya. banyak pemikiran buruk mereka terhadap saya, yang itu saya tahu dari apa yang saya baca dr HP C, sejujurnya rasanya amat sangat menyakitkan, karena mrk menuduh sesuatu yangmrk tdk tahu apa yang sudah membuat saya memilih utk berpisah saat itu. pernikahan saya seperti dalam neraka, semua harus saya perjuangkan sendiri, bahkan disaat melahirkan, merawat anak yang sakit, menacri uang utk susu demi anak2, yang saat itu mantan aku tdk pernah perduli. setelah perihnya saya menjalani rumah tangga, saya sempat merasa takut utk menikah lagi, hingga akhirnya keinginan itu muncul dan semata itu saya inginkan hanya utk membuat saya lebih baik, namun kenyataannya tidaklah mudah, C seperti bimbang saat ini, dia tidak punya kepastian utk hubungan kami, dan dia selalu diam saat saya coba ajak bicara baik2 tanpa ada emosi, namun tetap saja dia tidak mau menjawab malah berbalik memarahi saya karena membahas hal ini.
      saya sering meminta utk tdk melanjutkan hubungan kita krn ketidaksiapan C menghadapi keluarganya, namun dia menolaknya, dianggapnya saya tidak menghargai usahanya sampai mendatangkan ortunya kerumah saya, tapi saat setelah ditimpa keadaan yang rumit dia malah diam, diam, dan diam….
      sungguh hati saya sangat kacau saat ini, sampai2 beberapa hari lalu rasa sakit akan kecewa dengan C dan perihnya tanggapan keluarga dia terhadap aku, membuat saya khilaf dan melukai diri saya sendiri karena tidak lagi mampu menahan rasa sakit dan tidak dipahami.
      semetara keluarga saya, sudah menegaskan bahwa anak2 saya menjadi tanggung jawab keluarga saya, karena sejujurnya anak2 saya tidak mengetahui saya adl ibu kandung mereka, dan menganggap kakak perempuan saya adalah ibu mereka. semua itu dilakukan demi batin anak2 yang sempat terguncang saat mereka diejek kawan2nya tidak punya ayah, saat mereka masih sangat kecil. akhirnya keputusan itupun dipilih.

      terlalu banyak kepedihan yang saya harus alami, sehingga tidak mungkin saya bisa menulkiskannya disini. yang ingin saya tanyakan
      apa yang harus saya lakukan, menghadapi hubungan dengan C disaat saya merasa dia membuat saya dalam posisi, terbang tidak jatuh tidak…., saya mohon penerangan dan bantuan dari kalian.

      wassalam.
      N

    34. saya perempuan usia 26 th saya seorang karyawati toko dan blm menikah saya punya masalah dg pikiran saya ,saya sering tdk fokus ketika bekerja suka melamun jika tdk melakukan apa2 , bahkan sekarang saya jadi orang yang pelupa dan ini sangat mengganggu sekali padahal dulu saya tdk begitu saya takut ini bisa mempengaruhi psikologis saya

    35. saya rhama, saya mau tanya bagaimana caranya menetralkan pikiran stelah putus cinta, sehingga perasaa kita dapat kembali netral? terima kasih…

    36. SAYA ADA MASALAH,SAYA BEKERJA DI HOTEL SAYA SEBAGAI KEPALA KARYAWAN DMN TADINYA TIDAK TERATUR KEBERSIHANNYA LALU SAYA ATUR SAYA AMA BOS SAYA DEKAT TAPI MENGAPA SEMENJAK SAYA MINTA KENAIKAN GAJI DAN SEMENJAK SAYA TURUN JABATAN DI LAPANGAN BOS SAYA MULAI RENGGANG AMA SAYA.SERING KALI SAYA LIAT WAJAH BOS AMAT BENCI AMA SAYA HINGGA SAYA SMS BOS YAITU BILAMANA SAYA SUDAH TIDAK DIBUTUHKAN SAYA SIAP MENGUNDURKAN DIRI ATAU DIPECAT KEESOKAN HARINYA SAYA LIBUR TAPI MALAH SAYA DIBILANG MENGUNDURKAN DIRI SAYA DATANG KE HOTEL SAYA BILANG SAYA BKN MENGUNDURKAN DIRI TP SAYA LIBUR KATA BOS KAMU MERASA TDK DIBUTUHKAN KAMU TUNGGU DIDEPAN BIAR SAYA SIAPKAN GAJI KAMU.SAYA TDK BS KOMENTAR SEDIKITPUN.TAPI SETELAH SAYA TUNGGU DI MES DIA SEPERTI TDK RELA KEESOKANNYA PENGGANTI SAYA DATANG .
      SAYA MAU TANYA APA SAYA AKAN KEMBALI DIPANGGIL KERJA APA TIDAK?CARANYA BGMN SAYA BIAR DAPAT BEKERJA KEMBALI???

    37. SUAMI TERLALU KEKANAK-KANAKAN

      saya ibu rumahtngga berusia hampir 36 thn, suami saya usianya lebih muda 6 tahun dari saya. saya dan suami sama2 anak bungsu dlm kluarga. sejak awal nikah, ortu saya ingin kami mandiri dgn kontrak rumah, tapi ortu suami tidak setuju. maka kami satu rumah dgn ortu suami. sejak awal nikah hingga skarang, suami tak pernah nafkahi saya dan anak saya. kami sudah menikah slama 6 thn. suami enak2an di rumah, bergaya hidup mewah, banyak hutang dan pandai berbohong. karena tidak tahan dengan kelakuannya, saya akhirnya pisah rumah. saya dan anak tinggal brsama ortu saya. smua kbutuhan saya dan anak kluarga sya yg tanggung. saya stress berat hingga sdikit2 sakit. lamar kerja pun gak pernah ada tanggapan. suami gak punya rasa malu, dia malah senang kalo tidak ada tanggungjwb. ingin cerai tapi kasian anak saya.
      saya stress sampai mual kalo dengar nama suami saya. tolong saya, bagaimana saya harus melalui smua ini?
      suami terlalu tergantung pada orangtuanya.
      mohon solusinya, terimakasih.

    38. SUAMI TERLALU KEKANAK-KANAKAN

      saya ibu rumahtngga berusia hampir 36 thn, suami saya usianya lebih muda 6 tahun dari saya. saya dan suami sama2 anak bungsu dlm kluarga. sejak awal nikah, ortu saya ingin kami mandiri dgn kontrak rumah, tapi ortu suami tidak setuju. maka kami satu rumah dgn ortu suami. sejak awal nikah hingga skarang, suami tak pernah nafkahi saya dan anak saya. kami sudah menikah slama 6 thn. suami enak2an di rumah, bergaya hidup mewah, banyak hutang dan pandai berbohong. suami juga sering melakukan kekerasan verbal dan terkadang kekerasan fisik yg sering dia lakukan di depan anak kami. sehingga anak kami secara psikis juga ada trauma. karena tidak tahan dengan kelakuannya, saya akhirnya pisah rumah. saya dan anak tinggal brsama ortu saya. smua kbutuhan saya dan anak, kluarga sya yg tanggung. saya stress berat hingga sdikit2 sakit. lamar kerja pun gak pernah ada tanggapan. suami gak punya rasa malu, dia malah senang kalo tidak ada tanggungjwb. ingin cerai tapi kasian anak saya.
      saya stress sampai mual kalo dengar nama suami saya. tolong saya, bagaimana saya harus melalui smua ini?
      suami terlalu tergantung pada orangtuanya.
      mohon solusinya, terimakasih.

    39. Dilema

      Saya ibu bekerja mempunyai satu putra,saat ini anak saya mau sekolah,dan kita membutuhkan ekonomi lebih,walaupun suami bekerja juga tapi kebutuhan masih belum tercukupi.sedangkan anak saya butuh dampingan saya saat masuk sekolah,apa saya harus berhenti kerja atau tetap bekerja tapi anak saya terlantar,saat dikantor saya bisa kepikiran anak saya disekolahnya jadi tidak benar,kalau diasuh dengan pengasuh.bagaimana ini untuk solusinya.terima kasih

    40. assalamualaikum
      kenapa ya pak/bu saya selalu membayangkan hal tinggi2 dan rasanya sulit saya capai?

    41. Saya seorang wanita berusia 23 tahun, belakangan ini saya sering bertingkah kekanakan, seringkali saya bingun dengan tingkah saya ini tapi ketika saya seperti anak-anak saya merasa bahagia, ini kualami sejak sahabat saya menghilang tanpa mengucapkan kata apapun, sahabat yang selalu ada ditiap kondisi apapun.. apakah ini akibat karena saya merasa kehilangan?? kondisi ini terjadi dalam satu tahun ini, awalnya memang asik bersifat kekanakan tapi lama-lama saya ingin kembali kesikap saya yang dulu menjadi susah.. apa yang harus saya lakukan..???

    42. saya pria berumur 23 tahun ,saya mempunyai masalah yang membuat saya frustasi ,setiap kali saya merasa tertekan saya melakukan masturbasi .saya tahu itu salah tetapi saya tidak dapat menahannya.saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan ,saya belum dan belum pernah sekalipun punya pacar walaupun pendekatan sering .orang tua saya lengkap tetapi sejak kecil saya di asuh oleh nenek dan kakek sayajuga 4 bibi saya ,saya merasa sering diperlakukan seperti anak kecil oleh mereka.

      sejak smp saya mengalami hal yang tidak mengenakan ,saat kelas 1 smp jerawat bermunculan di wajah saya begitu banyak sehingga saya minder dan menjadi tertutup.saya juga pernah mengalami pelecehan sexual yang dilakukan oleh guru taekwondo saya. saat sma, bapak saya terlilit hutang dan mulai mabuk-mabukan juga di sekolah ada preman sekolah yang menganiaya saya didepan teman-teman saya sampai ada teman cewek yang berusaha melindungi saya dan dia hampir ditampar oleh preman itu. tetapi dia dilindung oleh teman saya.saya tidak berbuat apa-apa karena saat itu jujur saja saya takut saat itu harga diri saya benar -benar hancur.setelah itu saya pindah kerumah ortu saya disana saya benar-benar depresi karena lingkungan yang mengucilkan keluarga saya juga bapak yang selalu mabuk-mabukan , belum lagi saya merasa terbebani karena hutang yang banyak yang dimiliki oleh bapak saya.singkatnya saya merasa tidak pernah menikmati masa remaja saya.

      setelah lulus sekolah saya bekerja dipabrik ,ortu saya menuntut banyak hal terhadap saya terutama soal uang.saya pikir setelah mendapat pekerjaan hidup saya menjadi lebih baik tetapi tidak.saya merasa kosong ,hampir saya lupa saya mulai melakukan masturbasi saat sma dan sampai sekarang saya masih sering melakukannya.saya berusaha berhubungan dengan perempuan tetapi mungkin karena saya yang tidak pandai dan sering minder membuat saya sering gagal dan itu membuat saya trauma. walaupun orang di sekitar saya mengatakan saya ganteng tetapi kenyataaanya saya gagal dengan cewek ,mungkin hal itu yang lebih membuat saya frustasi karena orang lain melihat saya ganteng dan berpikir saya mudah mendapat perempuan tetapi didalam hati saya menganggap diri saya adalah pria terjelek di dunia.

      Saat ini saya bekerja dan kuliah juga.saya lebih merasa frustasi karena banyak teman saya yang telah menikah dan saya pacaran pun belum pernah.saya merasa bahwa saya tidak pernah mendapat kebahagiaan .saya pun menyadari sekarang saya tidak mudah untuk percaya dengan orang lain dan terkesan paranoid.sayat lebih sering menyendiri karena saya takut disakiti .saya juga sering menyalahkan orang tua saya karena merasa mereka penyebab semua kemalangan walaupun saya selalu menyimpannya dalam hati. terima kasih atas perhatiannya kalaupun saya belum mendapat solusi dari situs ini saya berharap jika ada orang yang membaca tulisan saya bisa mendapat pelajaran dari pengalaman hidup

    43. saya adalah seorang mahasiswi semester 4,saya mempunyai seorang pacar yang bisa dibilang kami seumuran. kami sudah staun setengah menjalin hubungan. dullu pacar saya sangat sayang dan menghargai saya ebagai wanitanya.tapi setelah setaun lebih kenapa saya rasa sikapnya berubah?dia mengeluh sifat-sifat saya yang cenderung posesif dan egois.tapi egois saya masih dalam batas kwajaran

    44. dia dulu masih mau menemani saya stiap hari tanpa mengeluh. dulu saya sangat merasakan rasa sayangnya,tapi sekarang dia protes,apakah ini berarti dia jenuh?dengan hubungan ini atau dengan sifat saya yang manja dan selalu ingin dituruti kemauannya?dia lebih kasar dan seolah sudah tidak menghargai sya lagi. sebagai wanita sebenarnya saya sangat kecewa. karna tidak pernah saya mengeluh tentang dia,karna saya terima dia apa adnya.dan saya lebih sensitif pada sikapnya yang sekarang. bagaimana sebaiknya jalan keluarnya?

    45. saya lagi dapat masah ? istri minta cerai????

    46. aldiani liuna fauziyah

      kenapa hati saya selalu tak tenang……gara2 baca tanda2 kematian, apakah psikologi saya terganggu ??? mohon dijawab..

    47. asalam,,,saya mau tanya tentang kepribadian saya…saya merasa kurang percaya diri tentang diri saya,,misalnya dalam ucapan, kontrol pembicaraan, tentang ilmu yang saya miliki…saya ingin percaya diri tentang diri sendiri dan bisa menjadi manusia yang berkualitas… tolong jawab…saya harus bgaimana?…

    48. aghni rufaidzah

      hidup merasa tertekan dan benci sama ibu kalau ibu sedang menasehati.

    49. as

    50. Saya wanita 26 tahun, single. sejak kecil saya memiliki masalah dalam bersosialisasi. waktu TK saya masuk sekolah lebih awal. saya tidak bermain dengan teman saya pada waktu istirahat. sampai ada teman saya yang menganggu saya, berpura - pura akan menggigit saya yang kemudian membuat saya tidak melanjutkan TK kecil saya. kemudian setelah satu tahun saya melanjutkan TK besar saya dengan tetap tidak bermain dengan teman, melainkan duduk dikelas pada waktu istirahat. hal ini berlanjut sampai saya SD selama 6 tahun. berbeda pada waktu SMP, sepertinya saya menjadi orang yang ingin “balas dendam” dengan waktu saya yang hilang. pada saat SMP - SMA kelas 2 saya menjadi orang yang berisik dikelas. tapi berisik itu dalam hal perbuatan, karena kalau dalam berbicara saya agak kesulitan entah mengungkapkan pendapat saya. sampai kelas 3 saya mulai belajar fokus di kelas karena saya memiliki teman2 yang konsentrasi pada saat dikelas. sebenarnya walaupun saya berisik saya termasuk anak yang bisa dalam matematik, fisika dan kimia kecuali bahasa indonesia, biologi dan sisanya. tapi semua itu harus didukung dengan les diluar. karena apabila dikelas terus terang saya tidak dapat fokus dengan benar. dengan belajar rajin sepulang sekolah untuk persiapan UMPT saya bisa masuk di universitas negeri jurusan matematika. selama kuliah saya seperti orang yang cupu. sekali lagi saya mengalami kesulitan dalam hal berbicara. memulai pembicaraan. tapi teman saya menilai saya lucu. saya lulus dengan predikat cumlaude. tapi saya mengalami kesulitan pada waktu membuat skripsi saya, karena dosen saya menyuruh saya menulis skripsi dengan benar. padahal saya kesulitan dalam hal itu. akhirnya saya merubah cara berpikir saya, saya harus memahami kalimat, karena terus terang selama ini saya belajar dengan memahami rumus baru kemudian mencari pembuktian dari kalimat. dan kadang kalimat tidak menulis materi yang saya temukan dari rumus. sampai akhirnya skripsi saya mundur, padahal seharusnya saya bisa lulus 3.5 tahun. kemudian saya bekerja, dari pengalaman skripsi itu saya jadi merasa sepertinya membuat kalimat itu penting. kemudian saya bekerja dan kebetulan saya bekerja di jakarta dengan orang yang “banyak omongan” karena suka berbicara. tapi saya tetap masih mengalami kesulitan berbicara. kesulitan saya adalah penyusunan kalimat yang tidak jelas langsung ke inti, bahkan saya tidak memiliki banyak kosakata dan juga nada bicara saya yang bergetar dan rata dan saya sering di bercandai karena itu. dan satu lagi ekspresi wajah saya yang datar dalam keadaan apapun. yang menjadi masalah saya adalah apabila ada acara diluar kantor kemudian teman2 saya tertawa tertawa kemudian memutar musik masing2 berekspresi saya seperti kesulitan untuk menjadi seperti mereka. o iya sejak SD sampai sekarang bekerja saya suka sekali melamun, itu adalah waktu terindah dalam hidup saya untuk melamun dan merenung.
      setelah saya dewasa saya berusaha mencari tau kenapa dari TK sampai sekarang sifat itu tidak berubah. apakah karena faktor keluarga. mama saya sering membentak saya, sampai besar saya trauma dengan bentakan. tapi kalau melihat teman saya yang lain yang juga di bentak tidak bermasalah seperti saya. saya pikir itu karena bentakan memiliki frekuensi suara yang terlalu tinggi. dapatkan memberikan saran dan pendapat terhadap kondisi yang saya alami ini, karena saya ingin sembuh tapi rasanya itu bukan diri saya dan juga sulit sekali untuk arah kesana. menjadi diri sendiri paling enak, tetapi saya ingin tau penyebabnya karena kalau dengan begitu saya dapat belajar memahami diri saya sendiri dan memandang maju untuk hal yang saya miliki bukan yang saya memang tidak miliki. hanya saja sikap saya ini terlalu ekstreme bila dibandingkan dengan orang lain. terimakasih

    51. Dear Vita yg cerdas,

      cb Vita cari klinik hipnoterpi utk menghilangkan trauma masa lalu. Masalah yg Vita alami hampir sama dgn anak saya yg skrg usia 17th,krn ayahnya temperamen.
      bs browsing utk mendptkan hipnoterapis yg handal.Mudah2an segera berakhir masalah Vita

    52. hallo..,,
      nama ku yuke aulia putri R.
      aqu kls 6 sd
      benetar lgi aqu mau melanjutkan ke skolah SMP
      tpi aqu masih terperangkap dalam hal cinta??

      itu gmna untuk menghilangkannya ?? atau melupakannya??
      #MOHON DIJAWAB
      @yukeaulia3

    53. Haloo..
      Nama saya Mira, usia 25 tahun.. saya orangnya supel, mudah berteman dan mudah menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru.. dan saya termasuk seseorang yang memiliki prestasi akademik selama sekolah.. yang ingin saya tanyakan, saya ini orangnya penakut,, bukan takut dengan hantu atau hal2 mengerikan, tapi saya suka memprediksi kemungkinan2 kehidupan saya kedepan dan saya takut jika hal buruk terjadi pada diri saya.. dulu saya pikir karena saya masih kecil, makanya saya selalu takut jika suatu saat harus berpisah dengan orang2 terdekat saya, atau takut terhadap resiko suatu penyakit, kematian,, memasuki usia remaja sma - kuliah, saya tidak terlalu memikirkan hal itu lagi.. namun belakangan, ntah kenapa perasaan takut itu muncul lagi.. jika saya memikirkan masalah pernikahan, saya takut tidak bisa menjadi orang yang terbaik untuk orang2 yang saya sayangi, takut jauh dari keluarga, takut terhadap resiko penyakit, kematiannn.. takut tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anak2 saya nantii.. terkadang perasaan itu datang dan membuat sayaa takutt sekali sampai tak bisa tidur.. apakah hal itu wajar?? atau saya yang terlalu memiliki kecemasan yang berlebihan?? terimakasih sebelumnyaa..

    54. hai, saya rini. saya seorang mahasiswi d slah satu perguruan tiggi di surakarta. umur sya 20th. namun, sya sdh mnikah sejak sy brumur 18th. suami sy jg seorang mhasiswa d slh stu prguruan tinggi d daerah sy. alasan knp kami mnikah muda, krna kami d sarankan oleh org tua spy mnikah lbih dahulu dg tujuan utk mnghindari hal2 yg tk ingin terjadi. itupun kmauan dr suami sy, dn mrtua sy, akhirnya org tua sy mnyetujuinya. dgn catatan, kulian pendidikan ttap jalan. namun, skrg mlh sy brhnti kuliah. krna suami sy tdk mnginginkan hub kami yg jarak jauh ini. tiap kali sy kuliah, pasti dia slalu mnanyakan kpd sy. ‘kapan pulang??’ buat apa kuliah d situ’. jujur sy risih dg pertanyaan yg trus mnerus sperti itu. hingga pd suatu saat. kakeknya jatuh sakit. mau tdk mau, sy jg hrus ikut mnemani dn mnjaga kakeknya. nmun, stiap kali sy mau brgkt kuliah, suami sy mlarang. hingga akhirnya sy brhnti kuliah. bhkan kalaupun sy slesai kuliah, sy tdk boleh bekerja. tp jd ibu rmh tangga sj. sy sungguh kcewa. pdhl sy adlh tipe org yg bkerja keras. bhkan skrg sy mrasa ingatan sy kini smakin berkurang. atau pelupa. sy jg mrasa sy skrg susah skali utk mnankap apa yyg org lain bicarakan. atau lemot. prtanyaan sy, ap yg harus sy lakukan kini?? sungguh. sy sgt sedih sekali.

    55. hai,…..
      sy ina sy mahasiswa mtk cuman sy agak tertutup orangx trus klo punya masalah lebih senangx nyimpan sendiri…
      oh iya temen2x bilang sy kyk org bodoh trus kyk org linglung gitu deh
      ga tau apa penampilan gue aja ato emang kyk gitu
      bisa bantu bantu nggak spy sy tdk keliatan seperti ini lg jujur aku risih bgt soalx dan yg blg sprti nggak cuman 1 org

      oh iya sebenarx waktu SMA kelas 1 klo nggak salah kacamata aku tuh pernah jatuh trus pecah trus mau bilang ama nyokap takut dimarahi eh pas guru ngajar kan aku nggak liat jdx semua mata pelajaran aku nggak ngerti jdx belajar sendiri trus pas kuliah di jurusan mtk kadang aku nggak ngerti ama pelajaranx kan aku nggak punya basic mtk cumanx aku suka trus klo keluar dr perkuliahan syg bgt krn aku udah lama bgt kuliahx
      terakhir ini aku ikut privat spy pelajaran sma aku yg kmrn aku nggak ngerti soal mtk minimal bisa terkejar spy bisa jd dasar buat aku ikut kuliah cuman skrg agak kesusahan soalx ketertinggalanx banyak bgt.
      skrg bisa kasih solusi sm aku hrs kyk gimana ngelanjutin kuliah dimtk atau keluar aja???
      atau lanjut tp ikut privat intens spy bisa ngejar krn pelajaran SMA itu dasar-dasarx buat kuliah di mtk
      maaf klo kasusx agak bikin bingung yah…..
      klo udah ada jawabanx kirim ke email aku ya
      ami.princess@ymail.com
      thanks

    56. jadi crritanya dlu smp klz 3 q pernah pinsan di toko pakaian sejak kejadian itu ngak tau kenapa q jdi tkt bgt upcr,sholat di masjid dan pikiran q jdi yg tidak2,takut,seperti orang bingung,ngak karoan rasanya
      aku tiap seenin sering bgt ngk brangkat sekolah
      apa yang harus saya lakukan

    57. Aku seorang ibu muda usia 21 tahun n sudah memiliki seorang putra berusia 1,5thn. Mungkin di awal pernikahan rasax happy2 az jalani profesi baru sebagai seorang istri…suami penuh dengan perhatian, kemana2 kita slalu ber2 n betah ngabisin waktu ber2 d rumah. Tapi semenjak lahirx putra pertama kami, semuax berubah.. Suami mulai gak perhatian, n lebih suka menghabiskan wkt d luar bersama teman2x! Sebagai seorang perantau, hidup d kota orang tanpa sanak saudara apalagi harus mengurus bayi sendiri tanpa keluarga, n pengalaman yg cukup. Rasax seperti hidup di dunia sendiri… Dalam keadaan ank sakitpun suami gak ad menunjukkan sikap perhatianx sma skali. Sampai anak usia 1,5 thn pun suami belum juga berubah.. Slalu sibuk dengan duniax sendiri. Kadang saya merasa jenuh dg keadaan, n merasa sdh cukup d perlakukan seperti ini teruz, kadang terlintas d dlm benak untuk mengakhiri hub ini. Tapi saya masih berfkir 1000x karena saya sdh punya anak yg msh kecil, n butuh ksih syang dr orng tuax. Suami berkali2 saya ajak bicara, baik2 tp tidak pernah ad tanggapan n solusi terbaik. Kita slalu bertengkar, n masing2 dg egox. Saya hanya ingin suami ad saat saya n anak butuhkan! Saya punya teman utk berbagi, n saling support dlm hal apapun. Yg saya tanyakan bagaimana carax saya menghadapi sikap suami yg seperti ini, n bagaimana carax agar suami bisa berubah agar mau terbuka n bisa menjaga komunikasi yg baik.

    58. saya adalah mahasiswa S2 di salah satu PTN di Jawa Tengah.umur saya 23 tahun. saya adalah tipikal orang yang tertutup, tidak mudah bergaul, bahkan saat ini teman saya hanya sedikit dan yang benar-benar ada dekat dengan saya hanya satu orang. saat ini saya merasa saya sedang mengalami frustasi hebat, padahal saya harus menyelesaikan tesis saya. selain itu juga saya harus mulai untuk mencari pekerjaan. tapi saya merasa tidak punya semangat untuk melakukan semuanya. jadi dulu saya pernah punya pacar, sebut saja namanya R. saya pacaran sama dia sejak kelas 3 SMA. dulu kami selalu merancanakan segala sesuatu untuk masa depan saya. tapi ketika kuliah, terpaksa kami long distance. saya di semarang dan dia di serang. dulu kami selalu memposisikan diri bukan hanya sebagai pacar, tapi sebagai keluarga dan juga sahabat. jadi kamu selalu saling terbuka. saya kalau ada masalah selalu curhat ke dia dan dia juga sama. pokoknya kita selalu saling mengisi dan akhirnya saya merasa benar-benar dekat dan saya merasa ketergantungan sama dia. saya orangnya emosional dan karena saya orang yang tertutup, saya selalu merasa kesepian karena saya merasa hanya dia yang nyaman untuk saya. karena kesepian saya juga saya pernah selingkuh padahal saya sadar R sangat mencintai saya. akhirnya saya gak tega dengan sikap saya merasa karena saya merasa terus-terusan nyakitin dia dengan sikap saya, saya juga merasa bersalah sekali, akhirnya saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan dia. waktu itu juga saya pikir saya harus punya pacar lagi biar saya gak terus-terusan mikirin R. akhirnya saya pacaran lagi sama orang lain, sebut saja namanya P. ketika saya pacaran dengan P, saya merasa saya menjadi orang yang beda. saya merasa kehilangan diri saya. jadi saya seolah-olah sengan terombang ambing gak tau arah. saya merasa semangat hidup saya tidak sekuat dulu. terus juga saya susah bgt buat ngelupain R.akhirnya pas bulan juli tahun 2012 saya memutuskan untuk meninggalkan P dan berusaha untuk kembali ke R. tapi saya juga gak tega kalau harus benar-benar mencampakan P karena saya juga sudah dekat dengan orang tuanya. akhirnya pada tahun baru 2013 saya baru bisa benar-benar lepas dari P.awalnya saya merasa R merespon saya. saya juga merasa dia masih menyimpan perasaan kepada saya. saya pikir kalau saya bisa kembali kepada R, mungkin saya bisa mendapatkan hidup saya lagi. akhirnya saya terus berusaha untuk mendekati R lagi. saya berharap sekali R bisa mengembalikan hidup saya lagi. tapi sampai sekarang semakin lama saya merasa justru dia semakin menjauhi saya dan hubungan saya semakin hancur dengan dia. waktu awal-awal bulan januari saya merasa sangat dekat dengan dia, februari semakin dekat, sampai maret dia datang ke semarang dan saya merasa dia akan menerima saya kembali, bahkan dia terang-terangan bilang I love you sama saya. tapi saya merasa dia selalu berusaha untuk menghindari perasaannya. semakin ke sini saya merasa dia semakin menjauhi saya. akhirnya sekarang dia benar-benar tidak mau menghubungi saya lagi. saya SMS gak dibalas, telepon juga gak dijawab. saya merasa sangat hancur. di saat seperti ini, dia yang saya harapkan justru menjauhi saya. saya sekarang seperti orang gila. dada saya selalu sesak menahan sakit hati. pokoknya saya merasa frustasi luar biasa sampai saya benar-benar kehilangan semangat untuk hidup, kehilangan semangat untuk mengejar masa depan saya. saya lelah sebenarnya hidup seperti ini. saya juga tidak tega dengan orang tua saya. saya bingung, saya ingin bisa kuat lagi, saya ingin bisa semangat lagi. tapi hati saya tidak kuat. hati saya terus saja dipenuhi pikiran-pikiran tentang R. apa lagi sekarang saya merasa benar-benar lelah. sejak saya pacaran dengan P, saya benar-benar sulit untuk melupakan R dan sejak saat itu juga saya merasa hilang arah dan tidak punya semangat. saya bingung harus gimana biar saya bisa kembali punya semangat. saya sekarang selalu merasa takut untuk melerwati hari-hari saya. saya takut merasakan sakit hati lagi dan kepikiran dia terus. apalagi saya tidak punya teman dan kegiatan saya pun sehari-hari hanya diam di kos karena harus mengerjakan tesis tapi saya juga tidak kuat untuk mengerjakan tesis. otak saya terasa penuh, sulit untuk berfikir. saya benar-benar bingung harus bagaimana. saya terus menjelaskan kondisi saya ke R tapi saya merasa percuma. dia malah merasa saya memaksa dia untuk kembali kepada saya. semakin saya menceritakan kondisi saya dan perasaan saya, dia semakin menjauh dari saya. saya benar-benar bingung. saya tidak mau hidup saya sampai hancur. kalau pun hidup saya hancur, saya yakin dia malah semakin tidak mau kembali kepada saya. saya lelah, saya seperti orang sakit padahal badan saya sehat. saya selalu merasa ingin cepat mati. saya merasa sudah terlalu lelah untuk melewati semuanya. sekarang saya cuma bisa tidur diam di kosan. sebenarnya saya sering mencoba untuk bangkit ya pokoknya saya berusaha buat jalan-jalan yang penting gak terus-terusan di kos. tapi perasaan saya sama aja. saya tetap meras sedih terus, pengen nangis juga gak bisa, berasa udah capek bgt. saya benar-benar butuh solusi untuk masalah saya.

    59. Assalamualaikum wr.wb.
      Saya adalah seorang istri yang berumur 30 th. Dan suami saya berumur 35 tahun. Begini saya mau cerita. Suami saya adalah sosok yang sangat egois,suka emosi jk saya tdk mengikuti kemauannya.Dia juga suka judi. Namun belakangan ini dia juga suka main ketempat bar dan sampai akhirnya mengenal seorang gadis bar yang berumur 25 thn Dia warga Filipin. Rasa sayang saya yang teramat besar membuat saya takut kehilangan dia.Pada suatu ketika spaat pertama kali saya tau dia berselingkuh hancur hati saya,sakit dan kecewa. Numan krn keegoisannya dia tidak mau disalahkan justru malah ingin tetap bersama wanita bar itu. Krn suami saya mengancam akan meninggalkan saya dan mencampakkan saya. Saya takut dan saya akhirnya mengijinkannya berhubungan dengan wanita itu krn suami saya bilang pertemuan mereka itu paling cm 2 mgg sekali atau bahkan sebulan sekali dan ditemuin si perempuan itu pada saat saya bekerja hny untk menemaninya makan dan mengisi waktu. Namun utk stiap harinya dia plg dan menemani saya.Makanya saya terima tawaran itu krn saya takut ditinggalkannya.Apakah sya sudah salah mengambil keputusan menyangkut hal tersebut. Krn pada kenyataan smp saat ini sya blm bs iklas menerimanya… Dari kejadian itu mungkinkan suami saya akan tetap selalu mencintai n mebempatkan saya lebih dari perempuan itu…?Krn dia sllu bilang tdk mau kehilangan saya dan dia jg masih ingin bisa bersam si perempuan itu…dengan alasan hny utk iseng. Atau kah sebaiknya saya harus berbuat apa utk kebaikan rumah tangga saya jika menghadapi suami seperti itu…mohon balasannya.
      Terimakasih.

    60. FansOfChelsea

      Hi lookman, sblmnya gw ga tau lo cewe ato cowo, tp gw pikir lo adl cowo. Gw mau coba bantu,krn gw seumuran dgn lo, -tp ga ada jaminan berhasil loh yaa-. Gw jg pernah mengalami putus dan sulit bgt move on. Gw jg tipe yg tertutup, tp bukan berarti tipe org tertutup itu ga gaul, ga pnya teman, dan hrs tersiksa dgn keadaan itu.
      Menurut gw, lo mulai dulu deh dgn menata hati. Kan hati lo hancur, teringat mantan trs, alhasil lo jd ga semangat buat ngerjain tesis, apalagi mikirin nyari kerja. Cobalah untuk berpikir logis. Sayang bgt kalo tesis lo jd ga kelar2 krn masalah emosi/galau. Bukankah tdk banyak org yg bisa seberuntung lo, bisa lanjut kuliah sampe s2. Banyak kan yg cuma sampe smk/sma trs akhrnya jd buruh. Lo beruntung. Menurut gw, coba fokuskan pikiran lo buat ngerjain tesis. Mungkin bs dikerjain sedikt demi sedikit. Kalo lo bosan ato ga semangat, paksa diri deh, at least 15 menit gitu. Buat target, misalnya setiap hri 15 menit, slma 3 hari. 3hri selanjutnya mgkn 25 mnt ato brp sesuai kemampuan lo. Terus coba lakukan kegiatan positif supaya lo ga teringat terus sama mantan lo itu, misalnya olahraga pagi, jalan2 pagi seminggu 2x, lebih bagus lg kalo lo bs ajak teman kos misalnya. Kalo senggang, ke perpus baca buku atau kegiatan lainnya yg lo suka. Baca buku ttg pertanian,bisnis, atau lainnya yg bisa menambah wawasan lo. Kalo lo ga punya teman, coba deh sapa temen kuliah, just say hai, is enough. Coba untuk ngobrol2 ringan sama mereka or at least one of them. Atau bs jg sama dosen. Atau coba nonton stand up comedy/film komedi brg sama temen kos, cobalah u/ tertawa sesekali, itu akn bantu menurunkan stres. Berteman itu tdk harus banyak, dan tidak pula harus dekat semuanya. Lakukan sesuai dgn kenyamanan lo. Cobalah untuk berpikir terbuka bahwa mungkin lo bs dpt pengetahuan baru dgn mengenal org baru,syukur kalo lo jg bs inspire mrka. Tentang mantan, cobalah untuk merelakan. Percayalah kalo jodoh tak kemana. Lagipula jika lo makin terpuruk mana ada cewe mau mendekat. Be strong, be gentle, man! Percayalah tak ada gadis yg mau dgn laki2 berhati ciut. Coba untuk fokus dgn future, kuliah - selesaikan tesis- kerja, atau akan lebih baik jk lo bs kerja part time, asal tidak mengganggu tesis. Atau cb untuk bantu2 research. Itu akn menambah pengalaman, bukan? Relakan mantan2 lo. Jadikan kemarin/masa lalu sbg pembelajaran. Berpikirlah untuk jadi laki2 yg baik. Believe me, laki2 yg baik hanya untuk wanita yg baik, dan sebaliknya. Tips terakhir dr gw: setiap akan tidur dan bangun tidur berdoa pd Tuhan, dan pikirkan masa depan cerah yg lo inginkan dan hari yg menyenangkan agar lo bersemangat. Tidak jarang solusi dr banyak mslh yg kita hadapi adl kembali pd Tuhan. Semoga bermanfaat.

    61. saya mau tanya soal pola tidur anak.anak saya usianya 1 bulan lagi 1 tahun.sudah sejak usia 7 bulan menGALAMI GANGGUAN TIDUR SAAT MALAM.tidur diatas jam 12 malam selalu terbangun lebih dari 3x,bangun menangis jungkir balik dari ujung ke ujung sampai saya bingung harus bagaiumana.terkadang juga mengigau tengah malam,sebelum tidur sudah dipijet kakinya sama papanya tapi masih saja bangun tanpa sebab.padahal setiam minggu rutin dipijat karena sudah mau jalan makanya saya antisipasi dengan rutin pijat.berat badan anak saya memang kecil 7kg diusia 11 bulan sekarang ioni,,,padahal makannya doyan buanget tapi badannya tidak mau gemuk.saya mohomn dibantu jawabannya saya harus bagaimana.terimaksih

    62. Saya seorang ibu rumah tangga yang berumur 30 th.Saya memiliki 2 orang putri,yg satu masih bayi 4 bln.Saya tinggal satu rumah dengan mertua,mertua saya pernah alami stroke 2th yg lalu dan sekarang kondisinya sudah membaik tp ada sesuatu yg kurang dalam pola berpikirnya.Ketika anak bayi saya baru saja tertidur,kerap kali merua saya itu menggagu tidur bayi saya,dengan cara melihat/mendengarkan tv dengan volume yg tinggi pdhl bayi saya ada disitu.Belum lg bicaranya yg keras soal mengomentari apa yg dilihatnya,belum lagi kalo menaruh barang tidak bisa pelan.Sedang anak saya anaknya kagetan jd sering langsung nangis dan rewel.. saya sendiri sudah sering mengingatkan.Tp apalah daya saya hanya menantu,dan saya jd sedikit timbul rasa marah/jengkel jg kasian dengan bayi saya.Saya mau meluapkan unek2 jg tdk bisa mau marah jg tdk bisa,mau ngomong dengan suamipun nanti jd ribut.Apa yang harus saya lakukan terima kasih

    63. Slmt siang dok,
      Sebelumnya perkenalkan nama saya ryan, usia 18th, saya seorang pengusaha (business owner) dan motivator di sebuah multilevel marketing,,
      Saya mau konsultasi dok, jadi begini dok,saya merasakan hal aneh pd diri saya, saya tdk bisa konsentrasi penuh dan fokus, serta saya menjadi seorang pelupa, padahal sebelumnya sy tergolong seseorang yg mempunyai daya ingat tinggi dan mempunyai tingkat konsentrasi yg cukup hebat, saya sering dijuluki sama teman2 sy org muda tapi mempunyai pemikiran dewasa, saya suka dgn usaha, setelah lulus sma di kota saya memutuskan utk plng ke desa, dan saya disuruh mengelola sebuah usaha oleh org tua saya di desa, setelah saya mengelola usaha yg sdh berjalan 3bln, penyakit aneh ini mulai muncul,
      Seperti menaruh kunci motor nnti lupa, trus misalkan 10-6 = 4 saya sudah tau jawabannya 4 tapi entah kenapa saya berpikiran tdk yakin klo jawabannya 4, ini memang terdengar gila dok, dan pikiran saya kadang2 blank, diajak ngobrol tdk nyambung, spt setengah sadar, apakah ini dampak karena saya jarang berinteraksi dgn teman2 saya ?? Yg tadinya teman2 saya kebanyakan di kota, sedangkan karena saya pindah ke desa saya tdk pnya teman ngobrol kecuali org tua saya sendiri,, ini kelihatan konyol dok, saya seorang motivator muda yg dulu berpikiran positive thinking dan sdh memotivasi bnyk org tapi kenapa jadi begini, dgn terpaksa saya berhenti sementara utk menghadiri seminar2 yg harus saya beri pelatihan,, ini jujur sangat mengganggu hidup saya dok, saya sdh beli obat herbal yg utk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat seharga 550rb tapi tdk manjur sia2 saja, dan sy blm sempat konsultasi ke psikiater,jadi saya mohon penjelasan anda dok ??
      Dan saya mohon saran anda jg, apakah saya harus mengikuti terapi ? Apakah saya harus mengkomsumsi obat2 an tertentu ?

      Thank’s you very much doc, sy bnyk mengarapkan penjelasan dari anda,

    64. Kenapa ya belakangan ini emosi dan hawa nafsu saya kurang bisa dikendalikan?

    65. salam..
      saya denny.., miliki seorang putra berusia 9 thn. saya ingin sekali di beri penjalasan atau jalan keluar tentang mimpi buruk.
      kondisi ini pernah terjadi beberapa bulan yang lewat. setelah beberapa waktu lamanya tidak mengalami mimpi buruk, kini mimpi buruk itu datang lagi. kondisi anak saya sangat ketakutan,seakan-akan mencari sesuatu,dan kadang menangis. saya sdh bertanya dengan lembut padanya. kadangkala si anak tdk mau memberitahukan apa yang sedang dia alami, tetapi si anak pernah mengatakan kalau mimpinya adalah di timpa dengan banyak peti kardus. hingga si anak mengalami sesak nafas. sy sudah mencoba untuk menenangkan,memeluk,ajak bicara,membelai-belai,mengatakan bila dia aman,tidur disampingnya, yang anehnya mimpi seperti itu dapat terjadi lagi dalam malam yang sama.
      saya berharap bantuannya… agar saya bisa mengatasi hal seperti ini. terima kasih untuk bantuannya.

    66. Selamat malam..
      Saya seorang mahasiswa 25 tahun, saya lg menyukai seorang wanita, saya bener-bener tidak tahu dg diri saya, knp ketika saya berada di rmh nya kog sya kadang berubah sikap gitu, saya kadang gugup, cemas malah kadang gagap gitu,,,,saya tidak mengerti apa yg terjadi dg diri saya……mohon kasih pendapat dan apa yg kira-kira solusi untuk saya…

    67. Saya seorang mahasiswi penerima beasiswa PPs S2 yang baru 3 bulan kuliah,,
      Sjk slsai S1 saya mmg tidak berminat lanjut S2 mengingat daya tangkap dan daya ingat saya yang rendah,,
      Namun stlah trjun di dunia krja, saya sering merasa tidak percaya dengan kemampuan saya atas tawaran krja yg dtg kpd saya,stlah mndpat pkerjaan srg tidak betah dgn krj di bwh tekanan shg saya srg krj di suatu tempat hanya dlm wkt yg singkat,,
      Kemudian krn sulitnya menemukan pkrjaan yg pas, saya memutuskan ikut seleksi beasiswa mlanjutkan S2, dan saya terpilih sbg penerima beasiswa,,
      Stelah saya jlani, saya kewalahan mengtur wktu dgn jadwal yg pdt (jauh dr byangan saya sblumnya), saya tdk bs mngikuti ritme blajar yg serba cepat serta saya tipe orang yang tdk bisa fokus dgn byk hal,,
      Lalu saya memutuskan utk mngundurkan diri,,
      Jujur saya malu dgn org tua krn mengecewakan, juga malu dgn orang2 atas pngunduran diri saya,,
      Saya harus bgmna?

    68. Nama saya diana
      Saya mau bertanya
      Kenaapa setiap saya membaca buku
      Materi yang sudah saya baca
      Tidak bisa saya ingat lagi
      Tiba-tiba saya lupa

    69. perkenalkan nama saya dinna…

      saya ingin sekali share tentang persoalan yg sedang saya hadapi,,, saya seorang ibu rumah tangga , saya memiliki putri berusia 7 bln,,setelah menikah hidup saya berubah 180 derajat ,, saya tidak merasakan kebahagiaan di pernikahan saya. Sejak lulus dari bangku kuliah saya selalu saja diatur oleh orang tua saya,, baik dlm hal jodoh maupun karir,, mereka selalu mencegah dan mengatur saya,, dan bodohnya saya selalu nurut . waktu itu dalam benak pikiran saya, jika saya menuruti orang tua saya maka kelak saya akan bahagia., akhirnya saya gak pernah bs mencapai cita cita saya, dan saya juga akhirnya menikah dengan seorang lelaki yang menurut orang tua saya adalah yg terabik dan bertanggung jawab,,,, hmmmm semenjak menikah yang saya alami justru bukan sebuah kebahagiaan melainkan awal penderitaan,,, suami saya kerja di luar kota dan suami saya adlaah orang yg sangat membosankan . kehidupan terasa hambar. saya merasa tidak bisa seiringan dengan suami saya, tp sy hanya menurut ,karana saya tidak maw pernikahan saya gagal dimata orang orang… tp sungguh dlam hati saya mengatakan ini sudah hancur.. akhirnya saya hamil dan punya anak,,, bukannya tambah bahagia tp malah tambah parah,,,, apalagi hidup masih bersama orang tua saya,, orangtua saya mengatur ,belum lg orang tua dr suami saya mengatur juga,, dan selalu menuntut dan membandingkan saya dgn menantu yg lain.. hidup saya terasa hancurr lebur,,,, saya bener benrr kyk sudah putus asa,, dsaat keluarga sendiri seperti orang tua saya bukannya malah membantu tp malah memojokkan saya dan setiap hari selalu ada saja bahan buat bertengkar,,pdahal saya merasa sendiri ,, suami pun tidak bs diajak komunikasi ,, dy sibuk dengan mencari uang,,, saya merasa sekarang saya adalah orang paling hancur di dunia ini,,,,

    70. saya seorang ibu rumah tangga berusia 28 tahun. saya dikaruniai 2 putra, yg pertama usia 21 bulan, yg kedua 4 bulan. akhir2 ini saya merasa selalu tegang dan cemas setiap hari, ketakutan ditinggal bertiga dengan anak2 dirumah. anak pertama belum bisa bicara, hanya bisa bilang ayah saja. tiap dia menginginkan sesuatu selalu berteriak dan menangis keras. rengekannya selalu membuat saya emosi. saya selalu coba jawab dengan kata2 halus, tp lama2 karena dia tidak berhenti berteriak, akhirnya saya suka balas dengan teriakan, bahkan sesekali mengguncangkan badannya. itu membuat saya merasa bersalah. hampir setiap hari saya menangis karna menyesal, dan itu dilihat oleh anak saya. saya merasa gagal sebagai ibu, karna saya yakin yg saya lakukan tiap hari hanya akan memperburuk kondisi saya dan anak. saya tidak mau curhat ke suami, kasihan sudah banyak pikiran. suami sering emosi saat melihat tingkah laku anak, dan itu semakin membuat perasaan saya makin bersalah karna gagal mendidik anak dengan baik. dulu (mungkin sekarang masih) saya punya rasa takut pada anak kecil, karna trauma. saat kecil adik saya pernah jatuh dari gendongan saya. sejak itu, saya takut dekat anak kecil. saat punya anak, ada ketakutan besar tidak bisa membesarkan mereka dengan baik. saya tipe introvert, sehari2 hanya dirumah, saya merasa tidak PD klo bertemu tetangga. waktu kecil saya senang berteman, tp ortu selalu melarang saya main keluar rumah. hingga akhirnya saya jadi senang menyendiri dan selalu bingung untuk menyapa atau memulai percakapan dengan orang lain. saya mohon, bantu saya agar saya bisa mengatasi masalah di diri saya dan dalam membesarkan anak2 saya..

    71. Ass Wr Wb

      saya pria 42 tahun dan baru menikah lagi
      yang jadi masalah saya sekarang adalah, istri saya mempunyai kehidupan lain selain dengan saya dirumah kami…maksud saya dia punya kehidupan lagi di dunia maya yang rata2 semua teman di dunia maya tersebut adalah laki2…istri saya bila saat jam kerja dia sering chat dgn mrk, media sosial ya dia punya ada banyak dan semua berjenis seperti mencari jodoh…seperti Tagged, Twooprofile, Pixable, Badoo dll
      saya pikir smua ini suatu saat akan menjadi masalah antara kami.
      saya pernah menegur tp dia bilang itu ga berbahaya dan tdk mengkin bisa terjadi perselingkuhan tp yg saya tangkap, sampai saat ini dia masih intens dgn smua media sosial tersebut diatas.
      yang saya ingin tanyakan,
      1) bagaimana saya menghadapi semua krn menurut saya semua akan berpotensi terjadi perselingkuhan

      2.Bagaimana baiknya saya meminta dia supaya menghentikan aktifitas dia itu, karena setiap dia saya tegur masalah ini dia marah

      terima kasih sebelumnya atas semua sarannya.

    72. Nama saya jojo umur saya 20thun dok,
      saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa tour and travel,saya sudah bekerja lebih kurang empat tahun dok,
      keluhan yang saya alami beberapa minggu terahkir ini saya mudah lupa,tidak konsentrasi,mudah mengantuk dan terkadang saya lupa dengan perkataan yang saya ucapin,seperti saya berbicara dengan teman saya dan sejenak saya terpikir apa sih saya omongin barusan,ini kenapa dok? saya takut ada hal yang mengganggu dipikiran saya dok,tolong jwabannya dok,terimakasih

    73. Saya seorang mahasiswa semester 2, saya mengikuti beberapa organisasi di dalam kampus. nah salah satu organisasi yang saya ikuti itu adalah organisasi yang mengedepankan keilmuan sekali- dan mereka para anggotanya kebanyakan adalah tipe orang-orang yang SANGAT AMAT SERIUS, SISTEMATIS sekali, dan cenderung jarang sekali bisa bercanda. pokoknya semua hal spele bisa di buat ribet deh sama mereka
      Nah saya bukan tipe orang seperti itu saya itu orangnya easy going tapi tidak kebablasan juga (masih taat pula pada aturan, suka yg sistematis asalkan tidak over)
      saya mencoba menyesuaikan diri dan itu bertahan hampir 1 tahun. tapi sebenarnya saya juga tidak 100% nyaman bergaul dan berorganisasi dg orang dan sistem seperti itu. Apakah saya yg salah bila seperti ini??? Lalu solusinya apa ya yg baik bagi saya.
      Trimakasih…..

    74. saya wanita berusia 20 tahun,saya kuliah disalah satu universitas negeri.awalnya kalurga saya baik baik sja,normal seperti keluarga pada umumnya.sampai pada suatu hari saya mengetahui kalau ayah saya menikah lagi,dan itu membuat saya depresi karena saya tidak mengatakan pada siapapun.setelah satu bulan ketika ayah saya pulang dari luar kota,saya memberanikan diri menceritakan semuanya pada keluarga,dan berantam hebat pun terjadi antara ayah-ibu.dan yang lebih buat saya depresi karena perselingkuhan itu ibu saya mencoba ubtuk bunuh diri,tapi untung kami mengetahui sebelum semuanya terjadi.
      pertengkaran mereka pun berlalu,ayah lebih pergi dengan istri barunya,dan aku ibu serta adik adik di tinggal begitu saja.
      karena kejadian itu aku memutuskan untuk mengambil kuliah dimalam hari,dan alhamdulilah aku diterima kerja diperusahaan.

      kuliah dan kerja senin sampai jumat menguras semua energi,bahkan aku sempat sakit setiap bulannya,mencukupi kebutuhan aku sendiri serta rumah aku usahakan dari gaji kerjaku,karena memeng ibuku ibu rumah tangga,dan semenjak perselingkuhan ayah,ibu selalu sakit,dan ia tidak mau kedokter karena selalu mikir biaya dokter mahal.

      kuliah ku juga jadi berantakan,rasanya tdak pernah ada materi yang terima dalam memori ku,bahkan acapkali pekerjaan juga terbengkalai.selalu di hinggapi rasa marah terhadap ayah,bahkan aku mengucapkan kata “aku sudah menggap ayah mati” ketika aku mengetahui ia lebih memilih wanita i tu.dan juga rasa benci ketika melihat seorang laki laki,hanya ingin mempermainkan dan menyakiti,itu yang selalu ada dibayangan ku.
      mendekati semester akhir aku belum ada bahan untuk judul skripsi,karena selalu dihinggapi rasa marah yang amat sangat.
      terkadang aku nangis sendiri,terkadang aku senyum sendiri,setelah beberapa detik aku sadar,kalau aku senyum sendiri.
      terkadang ketika lelah,aku amat sangat merindu beliau,ayah yang amat aku benci aku merindunya.
      aku takut aku menyukai wanita kedepannya,karena tanpa kusadari aku selalu memperhatikan wanita,dan senang ketika melihat mereka tersenyum karena aku,aku kuliah mengambil jurusan teknik yang mayoritas pria,dan tidak ada satu pun yang membuat aku benar2 menyukai ,yang ada rasa dendam terhadam kaum adam.

      jadi bagaimana carta memotivasi diri,untuk melakukan kegiatan yang seimbang antara kerjaan dan kuliah,karena semakin lama nilai ku semakin buruk,kepercayaan diri akibat kluarga menurun,dan bagaimana mendamaikan diri kalau mslah keluarga harus aku lupakan.
      saya sudah mencoba memotivasi diri tapi tidak bisa.

    Leave a reply

    Why ask?